China mengklaim Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan telah siap untuk melakukan perundingan damai dengan Ukraina. Simak berita selengkapnya.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Xinhua, media pemerintah China, melaporkan, kesiapan tersebut Putin sampaikan langsung kala bertemu Presiden Xi Jinping.
Putin mengatakan bahwa Rusia sudah mempelajari usulan penyelesaian konflik yang diberikan oleh China.
Dilansir dari Xinhua, Presiden Putin mengatakan Rusia telah mempelajari usulan posisi China dengan hati-hati mengenai penyelesaian politik masalah Ukraina dan terbuka untuk pembicaraan damai.
Putin juga disebut menyambut baik jika China "memainkan peran konstruktif" dalam pembicaraan damai antara Rusia dengan Ukraina.
Hal tersebut sesuai dengan pernyataan Xi dalam pertemuan dengan Putin. Xi Jinping menekankan kesediaan China untuk berperan dalam menemukan solusi politik terkait perang di Ukraina.S
Selain itu, Presiden Xi juga mengatakan upaya perdamaian antara Rusia dan Ukraina sedang dibangun. Menurutnya, sebagian besar negara mendukung agar Rusia-Ukraina meredakan ketegangan dan melakukan pembicaraan damai.
"China akan terus memainkan peran konstruktif dalam mempromosikan penyelesaian politik masalah Ukraina," kata Xi.
Dalam pertemuan perdana kedua Presiden tersebut, Xi turut menunjukkan dokumen rilisan China terkait posisi mereka dalam perang Rusia-Ukraina. Dokumen itu berisi anjuran penyelesaian politik atas krisis di Ukraina. China menolak mentalitas perang dingin sekaligus sanksi sepihak terkait konflik tersebut.
Putin mengaku mengapresiasi posisi China dalam konflik di Eropa timur itu. Ia juga menghargai upaya China yang ingin mencari solusi atas perang negaranya dan Ukraina.