Apakah Anda terlalu terikat dengan monitor bayi? Menghentikan kebiasaan tidur buruk anak Anda adalah salah satu hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk kesehatan mereka—dan kesehatan Anda. Ikuti tips ini untuk membuat bayi Anda tidur sepanjang malam.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Selama hari-hari awal kehidupan dengan bayi yang baru lahir, Anda berfokus pada apa yang terbaik untuk bayi. Kurang tidur tentu saja akan Anda dan pasangan alami. Anda tidak dapat mengingat bagaimana rasanya tidak lelah.
Kabar baiknya adalah sebagian besar bayi mulai tidur sepanjang malam antara usia 3 dan 4 bulan jika Anda membiarkannya, menurut Charles Schaefer, Ph.D., penulis Winning Bedtime Battles: Membuat Anak Anda Tidur. Kuncinya adalah membangun kebiasaan tidur yang solid yang dapat bertahan selama bertahun-tahun.
Apakah mungkin melatih bayi Anda tidur dalam 6 hari? Beberapa ahli mengatakan ya. Sasaran pelatihan tidur akan berbeda untuk setiap orang, tetapi mempelajari strategi rutinitas tidur yang positif bermanfaat bagi Anda dan pasangan. Dan paling tidak, Anda bisa mempelajari beberapa tips bagaimana membuat bayi Anda tidur tanpa digendong.
Hari Pertama: Mulai Rutinitas Reguler
Banyak bayi mencampuradukkan siang dan malam mereka, tidur siang dalam waktu lama di sore hari dan bangun untuk bermain sebelum tidur. Tapi teknik pelatihan tidur ini akan memperbaikinya. Menurut John Herman, Ph.D., penelitian terbaru menunjukkan bahwa bayi dapat diajari perbedaan antara malam dan siang sejak awal. Anda hanya perlu memberikan isyarat yang memungkinkan hal ini terjadi. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan:
- Bangunkan bayi Anda lebih awal di hari pertama.
- Cobalah untuk bangun pada waktu yang sama setiap hari.
- Posisikan tempat tidur bayi Anda di dekat jendela agar cahaya alami masuk. (Pastikan tidak ada tirai atau gorden yang dapat menimbulkan risiko keamanan.)
Cahaya alami membantu bayi mengatur ritme sirkadiannya. Membiarkan mereka tidur siang dengan cahaya alami juga dapat mendorong proses ini. Jika mereka bangun dari tidur siang di siang hari, mereka mengerti sudah waktunya untuk bangun. Jika mereka bangun di malam hari dalam kegelapan, mereka akan belajar untuk kembali tidur.
Di malam hari, mulailah beberapa ritual tenang. Putuskan rutinitas waktu tidur tertentu. Baringkan bayi di tempat tidur mereka pada malam haridengan lampu padam. Tepat sebelum menidurkannya, bacakan cerita atau nyanyikan lagu, yang membantu sistem motorik dan sensorik bayi Anda melambat.
Hari Kedua: Berlatih Membuat Sempurna
Pada hari kedua, fokuslah membangun rutinitas konsisten yang Anda mulai. Jika anak Anda masih membutuhkan makan di malam hari, inilah saat yang tepat untuk menonjolkan perbedaan antara siang dan malam. Buatlah pemberian makan malam sangat santai, dengan lampu redup. Lakukan apa saja untuk menghindari rangsangan pada bayi Anda. Dan pada siang hari, jadikan waktu makan sebagai aktivitas yang tinggi, saat Anda menggelitik kakinya atau menyanyikan lagu, sehingga mereka mulai merasakan perbedaannya.
Baca Juga: Apa itu Zigot?
Hari Ketiga: Bersiaplah untuk Sedikit Menangis
Kuatkan diri Anda: Hari ketiga melibatkan meletakkan anak Anda di tempat tidurnya saat mereka masih bangun. Jika mereka tertidur di payudara Anda selama menyusui, misalnya, cukup bangunkan mereka sehingga mata mereka terbuka saat Anda meletakkannya di boks bayi. Atau lebih baik lagi, ubah waktu makan bayi Anda ke awal rutinitas waktu tidurnya. Tentu saja, sedikit—atau banyak—tangisan bisa terjadi. Tapi yakinlah, hal itu akan lebih sulit bagi Anda daripada bayi Anda.