sehat

Mengenal Macam-Macam Hormon dalam Tubuh

Rabu, 1 Maret 2023 | 23:21 WIB
Mengenal hormon dalam tubuh manusia I Foto: Shortpedia

 

5. Prolaktin

Hormon ini dikeluarkan oleh kelenjar hipofisis setelah melahirkan untuk menyusui, yang memungkinkan wanita untuk menyusui. Tingkat hormon prolaktin meningkat selama kehamilan yang juga memainkan peran penting dalam kesuburan dengan menghambat hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon pelepas gonadotropin (GnRH).

Baca Juga: Penyebab, Diagnosis, dan Perawatan Gangguan Mental

 6. Testosteron

Testosteron adalah hormon seks dan steroid anabolik secara alami yang membantu membangun otot tubuh. Pada laki-laki, testosteron memainkan peran penting dalam perkembangan jaringan reproduksi laki-laki; testis dan prostat. Jika testosteron yang disekresikan tidak mencukupi pada pria maka hal itu dapat menyebabkan kelainan termasuk kelemahan dan keropos tulang.

 

7. Serotonin

Hormon satu ini adalah hormon efek penambah suasana hati atau juga dikenal sebagai bahan kimia alami yang membuat Anda merasa nyaman. Serotonin terkait dengan pembelajaran dan ingatan, pencernaan, mengatur suasana hati, beberapa fungsi otot. Tingkat serotonin yang rendah menyebabkan depresi, migrain, penambahan berat badan, insomnia. Tingkat serotonin yang berlebihan dalam tubuh menyebabkan agitasi, tahap kebingungan, sedasi.

 

8. Kortisol

Hormon ini diproduksi oleh kelenjar adrenal. Kortisol membantu Anda tetap sehat dan energik. Peran utamanya adalah mengendalikan stres fisik dan psikologis. Dalam kondisi bahaya, kortisol meningkatkan detak jantung, tekanan darah, pernapasan. Pada saat-saat stres, tubuh mengeluarkan kortisol untuk mengatasi situasi tersebut. Tingkat kortisol yang tinggi secara konsisten menyebabkan maag, tekanan darah tinggi, kecemasan, kadar kolesterol tinggi. Demikian pula, tingkat kortisol yang rendah dalam tubuh menyebabkan alkoholisme, suatu kondisi yang bertanggung jawab untuk sindrom kelelahan kronis.

 

9. Adrenalin

Hormon adrenalin disekresikan di medula di kelenjar adrenal serta beberapa neuron sistem saraf pusat. Adrenalin juga dikenal sebagai hormon darurat karena memicu reaksi cepat yang membuat individu berpikir dan merespons stres dengan cepat. Hormin ini meningkatkan laju metabolisme, pelebaran pembuluh darah menuju jantung dan otak. Selama situasi stres, adrenalin dengan cepat dilepaskan ke dalam darah, mengirimkan impuls ke organ untuk menciptakan respons tertentu.

Halaman:

Tags

Terkini

Viral, KPR Rumah di bawah Instalasi SUTET

Minggu, 2 April 2023 | 10:54 WIB

Kasus TB di Indonesia Terbesar Kedua di Dunia

Jumat, 24 Maret 2023 | 15:26 WIB

Panduan Menurunkan Kolesterol Jahat

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:52 WIB

Kenali Penyebab Radang Sendi Yang Umum Terjadi!

Jumat, 24 Maret 2023 | 14:40 WIB

Cara Mengutamakan Diet Organik Sehat

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:56 WIB

Tanda Infertilitas yang Jangan Pernah Anda Abaikan

Kamis, 23 Maret 2023 | 11:43 WIB

Penyebab Terlambat Menstruasi (Selain Kehamilan)

Selasa, 21 Maret 2023 | 15:37 WIB

Cara Mengatasi Cegukan Pada Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 12:30 WIB

Apakah Antioksidan Dapat Membahayakan Kesehatan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:30 WIB

Mengenal Seluk-Beluk Antioksidan

Selasa, 21 Maret 2023 | 10:00 WIB

Atasi Anxiety Dengan Cara Ini

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:30 WIB

Seperti Apa Rasanya Anxiety atau Kecemasan?

Selasa, 21 Maret 2023 | 09:00 WIB

Bisakah Anda Hamil Saat Menstruasi?

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:30 WIB

Cara Membuat Pure Wortel untuk Bayi

Selasa, 21 Maret 2023 | 08:00 WIB

Mengenal Demensia

Senin, 20 Maret 2023 | 12:03 WIB

Bisakah Kanker Dideteksi oleh MRI?

Senin, 20 Maret 2023 | 11:22 WIB

Mitos Tentang Diet Keto

Minggu, 19 Maret 2023 | 11:45 WIB

Semua Tentang Nyeri Punggung Atas Selama Kehamilan

Minggu, 19 Maret 2023 | 08:30 WIB