Ramai Kritikan Ketua Komisi II DPR soal Mental Kerja ASN, MenPAN-RB dan Kepala BKN Unggah Pesan soal Pengabdian pada Negara

photo author
Muh. Jabal Nur, Tinjau Indonesia
- Selasa, 21 Juli 2026 | 11:34 WIB
MenPAN-RB Rini Widyantini (kedua dari kiri) dan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh (tengah) unggah pesan untuk para ASN. (Instagram/menpanrb)
MenPAN-RB Rini Widyantini (kedua dari kiri) dan Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh (tengah) unggah pesan untuk para ASN. (Instagram/menpanrb)

Baca Juga: Sempat Viral Kondisi Korban Aniaya di Cikarang, Kini Mulai Terungkap Kejinya Terduga Pelaku Selama Sepekan Lamanya

Kepala BKN: Pengabdian yang Sunyi

Sementara Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh menyebut bahwa ASN bekerja untuk memastikan kehadiran negara di tengah persoalan masyarakat.

“Melalui pesan ini, Kepala BKN mengajak kita untuk menyadari bahwa mulai dari ruang kelas, puskesmas, laboratorium, kantor pelayanan, hingga lapangan, jutaan ASN bekerja dalam senyap demi memastikan negara hadir untuk masyarakat,” tulis keterangan pada akun Instagram @profzudan pada Sabtu, 18 Juli 2026.

“6,7 juta ASN adalah 6,7 juta cara mencintai Indonesia,” tuturnya lagi.

Viral Pernyataan Ketua Komisi II DPR RI soal ‘Mental ASN’

Sebelumnya, viral pernyataan kritik dari Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda terkait kinerja ASN.

Rifqi meminta agar key performance indicator (KPI) atau indikator kinerja ASN ditingkatkan untuk memperbaiki kualitas kerja.

“Kita ke depan mungkin, Ibu MenPAN-RB dan Bapak Ibu sekalian yang hadir di ruangan ini, perlu meningkatkan sedikit KPI (key performance indicator) kepada seluruh birokrasi kita, ASN kita, apakah itu pegawai negeri sipil (PNS) termasuk pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK),” ujar Rifqi dalam rapat kerja bersama KemenPAN-RB, BKN, LAN, dan sejumlah pihak lainnya, di kompleks Parlemen, Jakarta pada 15 Juli 2026 lalu.

Rifqi juga menyinggung tentang ASN yang disebut belum bisa berkompetitif dengan pegawai swasta serta menilai tentang mentalitas ASN.

“Coba kita pikirin deh di swasta orang bisa kompetitif kok pegawai Negeri ASN enggak bisa kompetitif. Ekosistem digitalnya belum berubah, mentalitas sumber daya manusianya nggak berubah, masih ngabsen, pulang, ngopi, sore ngabsen lagi,” tandasnya.
*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh. Jabal Nur

Rekomendasi

Terkini

X