Isi Pesan Teror Bom di SD Jagakarsa, Terkirim ke Kontak Guru yang Sedang Khidmat Ikuti Upacara Bendera

photo author
Muh. Jabal Nur, Tinjau Indonesia
- Rabu, 15 Juli 2026 | 12:11 WIB
Menyoroti viralnya kasus dugaan teror bom di kawasan SD Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026. (Instagram.com/@jakarta.terkini)
Menyoroti viralnya kasus dugaan teror bom di kawasan SD Srengseng, Jagakarsa, Jakarta Selatan, pada Senin, 13 Juli 2026. (Instagram.com/@jakarta.terkini)

Atas arahan kepolisian, seluruh siswa tetap berada di lapangan sebelum akhirnya dipulangkan secara bertahap, demi alasan keselamatan.

"Sambil itu saya melapor kepada ketua RT dan Polsek. Kami juga mendapat imbauan dari kepolisian agar anak-anak tetap berada di lapangan dan tidak masuk ke kelas," ujar Subekhi.

Guru di SDN Srengseng itu lantas menyoroti, pesan ancaman yang diterima pegawai TU dan guru kelas I itu berisi ancaman sejumlah titik berbahaya di lingkungan sekolah.

Polisi: Anak-anak Sudah Dievakuasi

Dalam kesempatan lain, Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi menyatakan pihaknya telah menerima laporan kasus itu sekitar pukul 07.30 WIB.

Baca Juga: Misteri Kematian Kepala SPPG di Bandung Tuai Sorotan, Diduga Akibat Tekanan Kerja hingga Gejolak Batin

Polisi kemudian mengevakuasi seluruh siswa dan guru sebelum melakukan sterilisasi area sekolah.

"Anak-anak sudah dievakuasi, kita arahkan keluar sekolah dulu," kata Nurma di Jagakarsa, pada Senin, 13 Juli 2026.

Atas laporan tersebut, kini proses penyisiran telah melibatkan Tim Gegana Brimob, Densus 88 Anti Teror, Tim Inafis, hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan di wilayah setempat.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh. Jabal Nur

Rekomendasi

Terkini

X