Sang ibu menceritakan, putrinya pernah menyampaikan kalimat yang membuat hatinya hancur.
"Dia tuh sampai pernah ngomong gini sama saya. 'Mama...' Saya bilang, 'Apa, Nduk'," ungkap Sri.
"Terus dia bilang, 'Mama punya suntikan buat MAN saja? Buat suntikan mati'," imbuhnya.
Mendengar ucapan tersebut, Sri mengaku berusaha menguatkan putrinya agar tetap bertahan demi anak semata wayangnya yang masih berusia 4 tahun.
"Saya bilang, 'Kamu enggak kasihan sama (anak kamu)? Masih ingin sosok seorang ibu," ujar Sri.
"Kalau enggak ada kamu sama siapa? Mama udah tua, kasihan, anak harus sama mamanya'," sambungnya.
Ibu Korban: Tak Tega Melihat Kondisinya
Tangis Sri sempat kembali pecah, saat dirinya mengingat kondisi putrinya saat pertama kali melihat luka yang dialami MAN.
Kala itu, ibu korban mengaku hampir pingsan karena tidak sanggup melihat kondisi anaknya.
"Ya Allah, saya tak tega melihat kondisinya. Saya sudah pengen pingsan. Enggak menyangka," terang Sri.
"Bajunya menempel ke kulit. Telanjang, Mas. Telanjang," tambahnya.
Sri kemudian menuturkan, saat itu dirinya hanya bisa menangis melihat putrinya datang ke rumahnya dalam kondisi memprihatinkan.
"Dia bilang, 'Mama jangan menangis.'," tutur Sri.
"Ya menangis, anak saya kayak gini masa enggak menangis," imbuhnya.
Sebagai seorang ibu, Sri mengaku tidak pernah menyangka putrinya akan mengalami kondisi seperti sekarang.