Biografi Hellen Keller

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Kamis, 23 Maret 2023 | 17:26 WIB
Biografi Hellen Keller I Foto: CT Women's Hall of Fame
Biografi Hellen Keller I Foto: CT Women's Hall of Fame

Pada tahun 1915, bersama dengan perencana kota terkenal George Kessler, dia ikut mendirikan Helen Keller International untuk memerangi penyebab dan akibat dari kebutaan dan malnutrisi. Pada 1920, dia membantu mendirikan American Civil Liberties Union.

Ketika Federasi Amerika untuk Orang Buta didirikan pada tahun 1921, Keller memiliki outlet nasional yang efektif untuk usahanya. Dia menjadi anggota pada tahun 1924, dan berpartisipasi dalam banyak kampanye untuk meningkatkan kesadaran, uang dan dukungan untuk orang buta. Dia juga bergabung dengan organisasi lain yang didedikasikan untuk membantu mereka yang kurang beruntung, termasuk Dana Bantuan Perang Buta Permanen (kemudian disebut American Braille Press).

 

Segera setelah dia lulus dari perguruan tinggi, Keller menjadi anggota Partai Sosialis, kemungkinan besar karena persahabatannya dengan John Macy. Antara 1909 dan 1921, dia menulis beberapa artikel tentang sosialisme dan mendukung Eugene Debs, calon presiden dari Partai Sosialis. Serangkaian esainya tentang sosialisme, berjudul "Out of the Dark", menggambarkan pandangannya tentang sosialisme dan urusan dunia.

Pada saat itulah Keller pertama kali mengalami prasangka publik tentang kecacatannya. Hampir sepanjang hidupnya, pers sangat mendukungnya, memuji keberanian dan kecerdasannya. Tetapi setelah dia mengungkapkan pandangan sosialisnya, beberapa orang mengkritiknya dengan memperhatikan kecacatannya. Satu surat kabar, the Brooklyn Eagle, menulis bahwa "kesalahannya muncul dari keterbatasan nyata perkembangannya".

Pada tahun 1946, Keller ditunjuk sebagai konselor hubungan internasional untuk American Foundation of Overseas Blind. Antara tahun 1946 dan 1957, dia melakukan perjalanan ke 35 negara di lima benua.

Pada tahun 1955, pada usia 75 tahun, Keller memulai perjalanan terpanjang dan paling melelahkan dalam hidupnya: perjalanan sejauh 40.000 mil selama lima bulan melintasi Asia. Melalui banyak pidato dan penampilannya, dia membawa inspirasi dan dorongan kepada jutaan orang.

 

Penghargaan dan kehormatan

Selama hidupnya, dia menerima banyak penghargaan sebagai pengakuan atas prestasinya, termasuk Theodore Roosevelt Distinguished Service Medal pada tahun 1936, Presidential Medal of Freedom pada tahun 1964, dan pemilihan Women's Hall of Fame pada tahun 1965.

Keller juga menerima gelar doktor kehormatan dari Universitas Temple dan Universitas Harvard dan dari Universitas Glasgow, Skotlandia; Berlin, Jerman; Delhi, India; dan Witwatersrand di Johannesburg, Afrika Selatan. Dia dinobatkan sebagai Anggota Kehormatan dari Institut Pendidikan Skotlandia.

 

Kematian

Keller meninggal dalam tidurnya pada tanggal 1 Juni 1968, hanya beberapa minggu sebelum ulang tahunnya yang ke-88. Keller menderita serangkaian stroke pada tahun 1961 dan menghabiskan tahun-tahun sisa hidupnya di rumahnya di Connecticut.

Selama hidupnya yang luar biasa, Keller berdiri sebagai contoh yang kuat tentang bagaimana tekad, kerja keras, dan imajinasi dapat membuat seseorang menang atas kesulitan. Dengan mengatasi kondisi sulit dengan banyak ketekunan, dia tumbuh menjadi seorang aktivis yang dihormati dan terkenal di dunia yang bekerja untuk kemajuan orang lain.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Tags

Rekomendasi

Terkini

Paus Fransiskus Mulai Pulih dari Sakit

Jumat, 31 Maret 2023 | 13:51 WIB

Biografi Hellen Keller

Kamis, 23 Maret 2023 | 17:26 WIB

23 Maret: Hari Meteorologi Dunia

Kamis, 23 Maret 2023 | 15:24 WIB

22 Maret, Hari Air Sedunia

Rabu, 22 Maret 2023 | 17:34 WIB

21 Fakta Menarik Tentang Pegunungan Alpen

Senin, 20 Maret 2023 | 15:33 WIB

Kutipan Cemerlang Dari Albert Einstein

Kamis, 16 Maret 2023 | 11:49 WIB

Fakta Tentang Planet Venus

Minggu, 12 Maret 2023 | 08:10 WIB

Suku Aborigin, Penduduk Asli Australia

Kamis, 9 Maret 2023 | 22:03 WIB

Mengenal Planet Jupiter Lebih Dekat

Kamis, 9 Maret 2023 | 21:39 WIB

Sosok Inspiratif: Maria Montessori

Rabu, 8 Maret 2023 | 16:53 WIB

Hari Perempuan Internasional

Rabu, 8 Maret 2023 | 16:39 WIB

Simak Ini Sebelum Anda Liburan ke Roma!

Selasa, 28 Februari 2023 | 11:22 WIB

Fakta Menarik tentang Paris

Selasa, 28 Februari 2023 | 10:40 WIB

Terpopuler

X