Air adalah salah satu sumber daya paling berharga di planet ini. Hari Air Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 22 Maret untuk mempromosikan penggunaan air yang bertanggung jawab dan akses ke air yang aman untuk semua orang.
Jakarta, tinjauindonesia.id - Setiap hari, orang menggunakan air untuk minum, pertanian, industri, rekreasi, kebersihan, sanitasi, dan perawatan kesehatan. Sumber daya air sangat berharga dan terbatas. Suhu yang memanas dan pemicu stres alami dan buatan manusia lainnya mengancam akan memengaruhi kuantitas dan kualitas air kita dalam skala besar. Hari Air Sedunia menyoroti peran penting air dalam hidup kita dan bagaimana kita dapat melindunginya dengan lebih baik.
Akses ke Air
Akses global ke air yang aman, sanitasi yang memadai, dan sumber daya kebersihan mengurangi penyakit dan kematian akibat penyakit dan mengarah pada peningkatan kesehatan, pengentasan kemiskinan, dan pembangunan sosial-ekonomi. Meski begitu, banyak orang tidak memiliki akses terhadap kebutuhan dasar ini, sehingga mereka berisiko terkena penyakit terkait air, sanitasi, dan kebersihan (WASH). Secara global, 2,2 miliar orang tidak memiliki air minum yang aman, 3,6 miliar tidak memiliki layanan sanitasi yang aman, dan 2,3 miliar tidak memiliki akses ke fasilitas cuci tangan dengan sabun dan air di rumah.
Penyakit Diare
Banyak penyakit diare, seperti demam tifoid dan kolera, menyebar melalui air dan sanitasi yang tidak aman. Meskipun jarang terjadi, wabah tifus dan kolera terus terjadi di tempat dengan sumber daya terbatas. Bersama-sama, penyakit ini membuat jutaan orang sakit, dan diperkirakan 257.400 orang meninggal setiap tahun sebagai akibatnya.
Melindungi sumber air dan mengembangkan serta memelihara sistem WASH untuk mencegah kotoran manusia masuk ke air, makanan, dan lingkungan sangat penting untuk mencegah penyakit diare. Di daerah tanpa sumber air bersih yang konsisten, orang sering menggunakan air yang tidak diolah yang dapat membuat mereka sakit.
Tempat-tempat dengan curah hujan tinggi dan banjir juga dapat mengalami kontaminasi air minum dan tanaman—misalnya, ketika jamban meluap. Kotoran manusia dapat bercampur dengan air minum atau pasokan makanan masyarakat jika tidak ada fasilitas sanitasi untuk memisahkan limbah secara aman dari kontak manusia. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran banyak kuman penyebab penyakit diare.
Air merupakan elemen penting dalam mencegah dan mengobati penyakit. Ini memainkan peran kunci dalam menjaga kebersihan yang baik, terutama melalui mencuci tangan dengan sabun secara teratur — salah satu tindakan terpenting yang dapat dilakukan seseorang untuk mencegah penyebaran kuman. Air yang aman juga merupakan bagian penting dari terapi rehidrasi oral (ORT), yang merupakan pengobatan penting untuk kolera dan banyak penyakit diare lainnya.
Yang Dapat Anda Lakukan
Artikel Terkait
Cara Terbaik Menghemat Penggunaan Air di Rumah Anda