Fakta Terkini Aksi Berbahaya Pengunjung Taman Safari yang ke Luar dari Mobil di Area Satwa, Kini Dilarang Masuk Taman Safari

photo author
Ade Rachmat Fikri, Tinjau Indonesia
- Rabu, 19 Februari 2025 | 10:28 WIB
Aksi tidak terpuji pengunjung Tama Safari (X.com/@txtdaribogor)
Aksi tidak terpuji pengunjung Tama Safari (X.com/@txtdaribogor)

TINJAUINDONESIA.ID - Usai aksi viral pengunjung yang keluar Mobil di Area Satwa Taman Safari menjadi sorotan netizen di media sosial (medsos).

Aksi berbahaya pengunjung yang keluyuran dari mobil di area satwa Taman Safari Indonesia (TSI), Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 18 Februari 2025.

Dalam sebuah video yang beredar di medsos, terlihat satu keluarga  ke luar dari mobil dan keluyuran di area satwa Taman Safari.

Tampak video itu diambil oleh pengunjung lainnya yang merekam aksi pelaku yang berhenti hingga ke luar dari mobil tepat di bawah plang yang tertulis 'Dilarang ke Luar dari Mobil'.

Baca Juga: Ahsan - Hendra Resmi Pensiun Usai Kalah Dari Pasangan Muda Malaysia.

"Saya: hanya melihat dari mobil. Akamsi (anak kampung sini) sampai masuk ke kandang binatang, sungkem nggak tuh?" begitu pernyataan dalam video viral yang dibagikan ulang oleh akun X @txtdaribogor, pada Selasa, 18 Februari 2025.

Terkait hal itu ini adalah tanggapan dari pihak pengelola Taman Safari usai aksi berbahaya wisatawan yang viral di medsos itu? 

 

  • Pengelola: Tindakan Berbahaya di Area Satwa

 

Pengelola Taman Safari, Alexander angkat bicara terkait viralnya video pengunjung yang keluyuran di area satwa. 

Pengelola memberikan sanksi larangan berkunjung ke wisatawan terkait yang terdiri atas anak-anak dan perempuan dewasa, yang kedapatan ke luar dari mobil. 

Bahkan, tampak dalam video yang beredar mereka juga berjalan-jalan di area yang dilarang turun dari kendaraan.

Manajemen Taman Safari Indonesia melalui keterangan tertulisnya mengingatkan tindakan tersebut berbahaya. Turun dari kendaraan di tengah area satwa juga melanggar peraturan.

"Sehubungan dengan video yang beredar mengenai pengunjung yang turun dari kendaraan saat Safari Journey, kami menegaskan bahwa tindakan itu sangat berbahaya dan melanggar peraturan Taman Safari Indonesia," ungkap Alexander dalam keterangan resmi di Bogor, pada Rabu, 19 Februari 2025.

"Keselamatan pengunjung dan kesejahteraan satwa adalah prioritas utama kami," tegasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ade Rachmat Fikri

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X