Rawan Termakan Isu, Pegiat Literasi Serukan Gen Z Harus Berpikir Kritis, Bukan Sekedar Pengikut Tren

photo author
Andi Alfian, Tinjau Indonesia
- Jumat, 26 Juni 2026 | 08:52 WIB
Pegiat Literasi, Adis Cahyana. (Foto: dok.Pribadi).
Pegiat Literasi, Adis Cahyana. (Foto: dok.Pribadi).

Adis juga menegaskan pentingnya langkah mandiri yang harus diambil oleh generasi muda untuk memutus siklus negatif tersebut secara konsisten.

"Masyarakat khususnya Gen Z harus mulai menerapkan metode pause before post, yaitu berhenti 10 detik sebelum membagikan konten untuk berpikir jernih," ujar Adis.

Ia juga menyatakan bahwa generasi muda perlu melakukan diet durasi konten dengan membatasi konsumsi video pendek maksimal 30 menit sehari.

Terakhir, Adis menegaskan bahwa melakukan verifikasi terhadap setiap tren viral di media tepercaya adalah hal yang wajib dilakukan.

"Tanpa adanya edukasi literasi digital yang agresif, Gen Z dikhawatirkan akan tumbuh menjadi generasi yang rapuh secara kognitif dan mudah termakan oleh derasnya arus informasi palsu,"pungkasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Alfian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Gadget Murah berkualitas di Akhir Tahun 2024

Kamis, 12 Desember 2024 | 15:45 WIB

Beda Usia, Beda Cara Anak Menikmati Liburan

Minggu, 8 Desember 2024 | 19:09 WIB
X