Mengenal Justin, Sosok Fotografer Wedding Termuda di Surabaya.

photo author
Michael Carlos Kodoati, Tinjau Indonesia
- Jumat, 3 Februari 2023 | 17:49 WIB
Justin, fotografer profesional wedding termuda di Surabaya
Justin, fotografer profesional wedding termuda di Surabaya

Allseasons Photography tidak serta merta menerimanya magang. Ada serangkaian tes yang harus dilalui, seperti kemampuan fotografi yang bisa membantu tim di tempat magang.

Beruntung, Justin berhasil melalui tes dengan baik. Ia lolos dan diterima magang. Jobnya selain fotografer, juga editor foto dan video slideshow.

Project wedding pertama yang Justin tangani adalah memotret pasangan pengantin di Hotel Platinum, Surabaya, dua tahun lalu. Tentu, ia berusaha maksimal mendapatkan angle-angle terbaik. Pengalaman adalah guru berharga ia resapi dan praktikkan betul.

Baca Juga: Petani Milenial Mengeluh, Ini Tanggapan Ridwan Kamil

Memang, kata Justin ada banyak tantangan yang ia hadapi saat memotret wedding. Seperti bagaimana memposisikan diri saat standbye memegang kamera untuk angle yang bagus.

“Selain itu, saya juga harus bisa berbagi ruang dengan tim videografer yang sama-sama berusaha mendapatkan momen penting,” tuturnya.

Kesulitan lain, papar Justin, saat menggunakan lensa manual dalam memotret obyek yang bergerak seperti prosesi upacara dan pengantin memasuki venue.

Koneksi luas dan pelayanan memuaskan menjadi hal wajib bagi Justin yang sudah mengakrabi kamera profesional sejak kelas 6 SD ini.

Teknik mouth to mouth, kata Justin sangat ampuh untuk menggaet klien. Karena dari situ, lanjutnya, akan jadi pintu untuk mendapatkan klien-klien berikutnya.

Baca Juga: Mengenal Sosok Hadratusyeikh Hasyim Asy’ari yang Revolusioner

“Kalau pelayanan kita baik dan hasilnya sesuai ekspektasi, saya yakin, orang yang pernah pakai jasa kita akan repeat order dan merekomendasikan kita ke orang lain,' tambahnya.

Sebelum deal kerja sama, Justin selalu mengajak klien untuk mendiskusikan konsep foto yang diinginkan. Ia terbuka dengan kemauan konsumen dan berusaha memahami selera serta ekspektasi pasangan.

“Kalau klien belum punya konsep, saya dan tim dari Voreve coba menyiapkan motherboard sebagai gambaran untuk klien, ” ujarnya.

Mengenai fee, Justin yang beralamat di IG @jstn_photography ini selalu mendiskusikan dengan rekan bisnisnya, Fillo yang juga owner Voreve. Biasanya, lanjut Justin, fee yang dipatok pada klien menyesuaikan spesifikasi kebutuhan klien.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Michael Carlos Kodoati

Sumber: tinjau.id

Tags

Terpopuler

X