news

Usai Viral Kepala SPPG Blora Pamit Salat Lalu Mendadak Resign: Dapur MBG Ikut Berhenti, Belum Ada Pengganti

Selasa, 21 Juli 2026 | 13:59 WIB
Mengintip peristiwa kepala SPPG di Blora, Jawa Tengah yang mendadak resign usai sempat hilang setelah berpamitan untuk tunaikan salat. (Instagram.com/@timewave.id)


TINJAUINDONESIA.ID, - Sebagian publik di media sosial, sempat dihebohkan dengan peristiwa tak terduga yang melibatkan seorang Kepala Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) di Blora, Jawa Tengah, bernama M Abdul Toha.

Dalam kasus ini, Toha diduga memilih mengundurkan diri atau resign dari pekerjaannya, lantaran merasa lokasi penugasannya terlalu jauh dari kampung halamannya di Jambi. 

Selain itu, beredar pula kabar orang tuanya yang sedang sakit menjadi alasan Toha memilih resign dari jabatannya sebagai Kepala SPPG di Blora.

Kendati demikian, pengunduran diri Toha ternyata berdampak pada operasional Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sebelumnya menjadi tanggung jawabnya di Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora.

Dapur MBG itu diketahui kini berhenti sementara setelah Toha mengundurkan diri secara mendadak, dan sempat pamit namun tak kembali.

Lantas, bagaimana sebenarnya peristiwa tak terduga yang melibatkan Kepala SPPG di Blora ini bermula? Begini awal mulanya.

Baca Juga: Nasib Bupati Lombok Barat yang Kena OTT KPK: Jadi Tersangka Suap Sepulang Nobar Final Piala Dunia 2026

Pamit Salat, Lalu Mendadak Resign

Belakangan, Toha dikabarkan sempat berpamitan untuk menunaikan salat ke rekan kerjanya di SPPG Kunduran, Blora, pada Senin, 13 Juli 2026.

Hal itu diungkap dalam kesempatan berbeda, oleh PIC Yayasan Catur Pilar, Mei.

Mei menuturkan, hilangnya Toha pertama kali diketahui dari laporan rekan kerjanya yang berada di lokasi saat kejadian. 

"Hal itu diketahui dari Sobri selaku Aslap (Asisten Lapangan) yang mana pada siang hari kepala SPPG M. Abdul Toha, ijin untuk sholat dengan berjalan kaki," kata Mei dikutip dalam keterangannya, pada Selasa, 21 Juli 2026.

"Namun tidak kunjung kembali dan hingga saat ini tidak dapat dihubungi," sambungnya.

Pada sore harinya, Toha diketahui telah mengirimkan surat pengunduran diri kepada Koordinator Wilayah (Korwil) melalui pesan digital.

Dalam surat tersebut, ia menyampaikan alasan ingin kembali ke kampung halamannya di Jambi.
Baca Juga: Viral Keluhan Penjual Pizza di Kaltim: Kaget Ada Wajib Pajak 10 Persen, Kalau Omzetnya Rp3 Juta per Bulan
Dapur MBG Berhenti, Belum Ada Pengganti

Secara terpisah, Koordinator Kecamatan (Korcam) SPPG Kunduran, Afif Ma'ruf menyebut, tidak ada pemberitahuan sebelumnya mengenai rencana pengunduran diri Toha. 

"Tidak ada pemberitahuan sebelumnya. Dari SPPG saya tanya, tidak ada. Dari saya juga tidak ada," beber Afif dalam keterangannya, pada Minggu, 19 Juli 2026. 

"Saya tahunya dari Korwil, dia mengirim surat resmi ke Korwil sore itu," sambungnya.

Akibat pengunduran diri Toha yang tanpa menunggu proses serah terima jabatan, operasional Dapur MBG yang diurusnya terpaksa dihentikan mulai Selasa, 14 Juli 2026. 

"Memang tutup per Selasa kemarin. Ini murni kepala SPPG-nya resign langsung kabur, tidak menunggu kepala SPPG baru untuk serah terima," sebut Afif. 

"Jadi kalau dapur tidak ada kepala SPPG, otomatis berhenti operasional sementara sambil menunggu pengganti," tandasnya.***

Tags

Terkini