news

PPPK Bawaslu Bulukumba Ikuti Orientasi, A.M. Rayes Tekankan Integritas dan Profesionalisme

Senin, 6 Juli 2026 | 13:45 WIB
Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Bawaslu Bulukumba saat mengikuti orientasi secara pembelajaran jarak jauh (Distance Learning). Senin (6/7/2026).

TINJAUINDONESIA.ID – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba mulai mengikuti Orientasi PPPK Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut berlangsung pada 6–15 Juli 2026 secara pembelajaran jarak jauh (Distance Learning) dan diikuti oleh 223 peserta dari seluruh sekretariat Bawaslu kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.

Orientasi ini bertujuan membekali PPPK dengan pemahaman mengenai nilai dasar, etika, budaya kerja, serta peran strategis aparatur di lingkungan Bawaslu agar mampu menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan akuntabel dalam mendukung pengawasan pemilu.

Baca Juga: Penguatan Integritas Aparatur, Bawaslu Bulukumba Rutinkan Program Jumat Sehati dan Jumpa Berlian Secara Daring

Koordinator Sekretariat Bawaslu Kabupaten Bulukumba, A.M. Rayes, berharap seluruh peserta, khususnya PPPK di Bawaslu Bulukumba, dapat mengikuti setiap rangkaian pembelajaran dengan penuh tanggung jawab.

"Orientasi ini bukan sekadar memenuhi kewajiban sebagai ASN PPPK, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman terhadap nilai-nilai organisasi, etika pelayanan publik, serta komitmen dalam memberikan kinerja terbaik bagi Bawaslu. Saya berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan disiplin, aktif, dan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh dalam pelaksanaan tugas sehari-hari," ujar A.M. Rayes, Senin (6/7/2026).

Selama pelaksanaan orientasi, peserta diwajibkan mengikuti seluruh proses pembelajaran dan dibebastugaskan dari penugasan lain agar dapat berkonsentrasi penuh pada kegiatan yang telah dijadwalkan.

Baca Juga: Bawaslu Bulukumba Perketat Pengawasan PDPB, Minta KPU Maksimalkan Validasi Faktual Data Pemilih

Orientasi dilaksanakan dengan metode Distance Learning yang memadukan pembelajaran sinkron (synchronous) melalui Zoom Meeting dan pembelajaran mandiri (asynchronous) melalui Learning Management System (LMS) Bawaslu. Total pembelajaran berlangsung selama 50 Jam Pelajaran (JP), terdiri atas 25 JP tatap muka daring dan 25 JP pembelajaran mandiri.

Sekretariat Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan membagi 223 peserta ke dalam lima kelas selama pelaksanaan orientasi. Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh PPPK memiliki pemahaman yang utuh mengenai nilai dan etika instansi serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung terwujudnya tata kelola organisasi Bawaslu yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan publik.

 

Tags

Terkini