TINJAUINDONESIA.ID, – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bulukumba menggelar rapat persiapan pelantikan pimpinan cabang se-Kabupaten Bulukumba yang dirangkaikan Launching Lembaga Korps Da'i Penggerak Desa (KAMPAS) dan Penandatanganan MoU bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba
Rapat yang berlangsung di salahsatu warkop di Bulukumba, Kamis (23/7/2026) tersebut dihadiri jajaran pengurus PDPM Bulukumba, panitia pelaksana, serta perwakilan pimpinan cabang. Pertemuan ini dilakukan untuk mematangkan seluruh rangkaian kegiatan agar pelaksanaan pelantikan dan penandatanganan kerja sama dapat berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
Ketua Panitia Pelaksana, Amiruddin, menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas berbagai aspek teknis, mulai dari penyusunan acara, kesiapan peserta, koordinasi dengan pihak terkait, hingga persiapan penandatanganan MoU bersama BPVP dan Bawaslu Bulukumba.
Menurutnya, pelantikan pimpinan cabang bukan sekedar agenda organisasi, tetapi juga momentum memperkuat peran Pemuda Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
“Panitia terus melakukan koordinasi agar seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat sinergi dengan berbagai pihak,” ujar Amiruddin.
Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, Amran, mengatakan pelantikan pimpinan cabang merupakan momentum penting untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus meningkatkan peran Pemuda Muhammadiyah dalam menjawab berbagai tantangan sosial, keumatan, dan kebangsaan di tingkat lokal.
“Pelantikan ini bukan sekedar seremonial pergantian kepengurusan, tapi menjadi titik awal bagi seluruh pimpinan cabang untuk bekerja lebih aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi. Kami berharap para kader yang dilantik mampu menjadi pelopor dalam dakwah, pemberdayaan pemuda, serta pembangunan daerah,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemuda Muhammadiyah harus terus hadir sebagai organisasi yang berkontribusi dalam menciptakan generasi muda yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Kami ingin menjadikan Pemuda Muhammadiyah sebagai wadah pembinaan kader yang mampu melahirkan pemimpin masa depan. Oleh karena itu, setelah pelantikan, kami mendorong seluruh pimpinan cabang untuk memperkuat program kerja yang menyentuh kebutuhan masyarakat, termasuk masyarakat pendidikan, ekonomi, kepemudaan, dan penguatan demokrasi melalui pengawasan partisipatif,” tambahnya.
Amran berharap pelantikan tersebut semakin mempererat sinergi antar pimpinan cabang serta memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, lembaga, dan berbagai elemen masyarakat dalam mewujudkan Bulukumba yang maju dan berkemajuan.