Menerapkan Nilai Berbudi Luhur melalui 7 Nilai Sikap dalam Proses Pembelajaran Siswa Homeschooling Kak Seto

photo author
Redaksi Tinjau Indonesia, Tinjau Indonesia
- Minggu, 23 Februari 2025 | 07:00 WIB
Disiplin mengikuti pembelajaran dengan tertib dan tepat waktu (Istimewa)
Disiplin mengikuti pembelajaran dengan tertib dan tepat waktu (Istimewa)
  1. Percaya Diri

Pengertian dari percaya diri adalah kondisi mental atau psikologis seseorang yang memberi keyakinan kuat untuk berbuat dan bertindak. Hal-hal yang Homeschooling Kak Seto terapkan dan menjadi penilaian siswa pada poin percaya diri sebagai berikut:

  1. Secara aktif berpendapat, bertanya, dan menjawab pertanyaan dari tutor atau walikelas.
  2. Bersedia untuk menunjukan keahliannya dalam kegiatan pembelajaran baik di dalam maupun di luar sekolah.
  3. Berani menyampaikan pendapat, saran, atau solusi atas permasalahan yang dihadapi oleh anggota keluarga.

 

  1. Mandiri

Mandiri adalah sikap tidak bergantung pada orang lain dan menggunakan tenaga, pikiran dan waktu untuk merealisasikan harapan, mimpi dan cita-cita, yang Homeschooling Kak Seto terapkan dan menjadi penilaian siswa pada poin mandiri di antaranya:

  1. Mengerjakan tugas secara individu tanpa bantuan orang tua atau tutor.
  2.  Mampu mengatasi masalah (mencari solusi) yang dihadapi secara mandiri.
  3. Menggunakan waktu dengan baik dalam kegiatan pembelajaran.
  4. Mampu membagi waktu dalam berkegiatan sehari-hari.

Dengan menerapkan tujuh nilai sikap di atas dalam proses pembelajaran, siswa Homeschooling Kak Seto tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga membangun karakter yang berbudi luhur. Pendekatan ini tidak hanya mendukung perkembangan intelektual, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan sosial dan moral yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari.

Upaya untuk mewujudkan tujuan ini  membutuhkan kerja sama dan konsisten antara pengajar, orang tua dan siswa itu sendiri. Dengan demikian, pendidikan di Homeschooling Kak Seto mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berbudi luhur dan siap menghadapi tantangan di masa depan.***

Penulis: Rizky Octaviani (Mahasiswa S2, M.M., Universitas Budi Luhur)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ade Rachmat Fikri

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Terpopuler

X