New Orleans, tinjauindonesia.id - Kemenangan R'Bonney Gabriel sebagai Miss Universe 2022 menuai kontroversi. Ada dugaan kecurangan yang melibatkan pemilik baru organisasi Miss Universe, pengusaha Thailand Anne Jakkaphong Jakrajutatip.
Miss USA R'Bonney Gabriel berhasil merebut mahkota Miss Universe 2022 di gelaran final yang berlangsung di New Orleans, AS, pada Sabtu (14/1/23).
R'Bonney berhasil menyisihkan 82 kontestan dari berbagai penjuru dunia, termasuk Indonesia yang diwakili oleh Laksmi de Neefe.
Kemenangan tersebut mencatatkan sejumlah rekor. Ia menjadi perwakilan AS pertama dalam 10 tahun yang dinobatkan sebagai Miss Universe saat negaranya menjadi tuan rumah (Olivia Culpo mengukir prestasi tersebut pada 2012).
Selain itu, belum pernah ada pula pemenang asal AS dengan latar wanita imigran berdarah Filipina sampai akhirnya perempuan 28 tahun ini menyandang gelar Miss Universe 2022.
Baca Juga: Nikita Mirzani vs Ivan Gunawan, Nikita: Igun Main Dukun
Kebanyakan negara Amerika Latin termasuk Venezuela yang berada di tempat kedua setelah R'Bonney menyangka bahwa permainan telah terjadi untuk memenangkan gadis tersebut sebagai Miss Universe.
Berbagai isu mencuat seputar dimenangkannya Amerika Serikat di ajang Ratu Sejagad tersebut. R'Bonney dikatakan tidak terlalu mencolok saat karantina. Sementara kontroversi yang lain di Asia Tenggara menyebutkan bahwa pemilik baru organisasi Miss Universe sengaja menyingkirkan gadis-gadis asal Filipina, Indonesia, Vietnam dan bahkan negaranya sendiri Thailand, karena ingin memperingatkan para pageant lovers dari negara-negara itu.
Selama ini, penggemar kontes di negara-negara tersebut terkenal berperang satu sama lain di dunia maya. Mereka saling menjelek-jelekkan kontestan negara lain.
Dalam beberapa komentar yang terekam media sosial, pemilik baru Miss Universe Anne Jakrajutatip sempat menulis kecamannya kepada para suporter fanatik. Anne menyayangkan perilaku buruk mencela kontestan yang dilakukan sejumlah suporter di negara-negara tersebut.
Baca Juga: Menteri Sandiaga Uno: Hari Kejepit Nasional Perlu Jadi Hari Libur
Perwakilan Indonesia tidak menempati babak 16 besar dalam ajang pemilihan Miss Universe, setelah terakhir posisi yang sama juga dialami Bunga Jelita Ibrani.
Puteri Indonesia 2022 yang mewakili Indonesia di ajang itu, Laksmi de Neefe merupakan penggagas Ubud Writer Festival dan mengusung gerakan membaca sebagai misinya memenangkan kontes.
Penampilan Laksmi sangat menawan, tetapi belum mampu mengantarnya ke babak 16 besar.
Publik Indonesia sempat dibuat bangga karena dalam babak rehearsal Laksmi dipanggil ke babak 16 besar bahkan hingga babak 5 besar dan berlatih menjawab pertanyaan babak pamungkas.
Sayang, pertunjukan itu hanya latihan saja.
Artikel Terkait
Menteri Sandiaga Uno: Hari Kejepit Nasional Perlu Jadi Hari Libur
Nikita Mirzani vs Ivan Gunawan, Nikita: Igun Main Dukun