Jakarta, tinjauindonesia.id - The Changcuters memiliki ciri khas tersendiri dalam setiap aksi pangungnya. Begitu juga dengan busana dan tatanan rambut khas yang seasonal menjadi keunikan grup band ini.
Dilansir dari tinjau.id The Changcuters adalah band asal bandung yang mempunyai ciri unik, tetap hadir dan menghibur para penggemarnya.
Personil The Changcuters terdiri dari Tria (vokal), Qibil (backing vokal & gitar), Alda (gitar), Dipa (bass), dan Erick (drum).
Grup band yang memulai perjalanannya dari tahun 2004 itu kini masih tampil enerjik dalam aksi panggungnya.
Salah satu yang unik dari The Changcuters selain aksi pangung adalah konsep busana yang memiliki ciri khas tersendiri. Dengan baju seragam dan tatanan rambut khas yang sensasional.
Baca Juga: Langkah Belajar Gitar untuk Pemula
Artinya mengikuti dinamika dan konsep lagu dengan tidak mengurangi ciri khas mereka.
The Changcuters membeberkan bahwa konsep busana dan detailnya selalu berasal dari Qibil, gitaris yang juga merangkap backing vokal.
Masing-masing personel The Changcuters memiliki jobdesk dalam band, namun pada akhirnya keputusan tetap dipilih bersama.
Album Ke-9 Bernuansa Retro
Menurut pengakuan mereka, bahwa awal band ini terbentuk, memikirkan konsep busana terlebih dahulu ketimbang konsep musik.
Setelah 19 tahun berkarya, The Changcuters kembali akan merilis album baru tahun ini.
Grup musik The Changcuters yang terkenal dengan film The Tarix Jabrix ini sudah menyiapkan beberapa lagu baru untuk mengisi album ke-9 mereka yang nantinya akan bernuansa retro.
“Biasanya riff-riff gitar dulu. Kemudian secara lirik dan aransemen kita workshop. Kemaren sudah sempet workshop, ada empat lagu baru” kata Qibil
Artikel Terkait
25.000 Penonton Saksikan Konser Westlife di Jakarta
Gelar Konser di GBK, Raisa Nyanyikan 26 Lagu
Lestarikan Budaya, Pura Mangkunegaran Gelar Festival Musik & Kuliner