Bernyanyi membawa kegembiraan bagi banyak orang – tetapi tahukah Anda bahwa hasrat Anda untuk bernyanyi dapat menghasilkan manfaat mengejutkan lainnya?
Jakarta, tinjauindonesia.id - Mengapa bernyanyi? Anda mungkin bertanya pada diri sendiri, bagaimana bernyanyi dapat membantu kesehatan dan kesejahteraan? Ada banyak penelitian yang membuktikan manfaat bernyanyi bagi kesehatan dan kesejahteraan sepanjang umur. Di bawah ini, kami telah menyoroti beberapa manfaat bernyanyi dalam kaitannya dengan kesehatan dan kehidupan sosial.
Bernyanyi menurunkan kortisol, mengurangi stres dan ketegangan. Penelitian telah menunjukkan bahwa ketika orang bernyanyi, endorfin dan oksitosin dilepaskan oleh otak yang pada gilirannya menurunkan tingkat stres dan kecemasan. Oksitosin (hormon alami yang diproduksi di hipotalamus) juga meningkatkan rasa percaya dan ikatan yang juga menjelaskan bahwa bernyanyi juga meningkatkan depresi dan perasaan kesepian.
Bernyanyi meningkatkan ikatan sosial dan kohesi sosial. Bernyanyi adalah aktivitas intim dan ketika Anda membaginya dengan orang lain. Penelitian telah menunjukkan bahwa nyanyian kelompok (terlepas dari kualitas hasilnya) adalah pemecah kebekuan yang sangat baik dan bahkan telah terbukti menyinkronkan detak jantung orang-orang yang bernyanyi bersama. Ketika orang memiliki penyakit mental, menciptakan dan mempertahankan ikatan sosial sangat penting dalam memerangi kesepian dan depresi.
Baca Juga: Meringankan Gejala Depresi dengan Membaca
Bernyanyi bersama menciptakan rasa komunitas dan inklusi sosial yang kuat. Bernyanyi dengan orang lain meningkatkan kemungkinan hubungan empatik dan menghasilkan identitas kelompok yang positif. Inklusi sosial adalah bagian penting dari pemulihan bagi orang-orang dengan kebutuhan kesehatan mental. Merasa terhubung dengan orang lain tidak hanya penting dalam hal memiliki sistem pendukung sosial dan emosional di mana Anda merasa dicintai, dihargai, dan dihargai, tetapi juga mendorong pola perilaku yang lebih sehat dan memiliki pengaruh positif terhadap kesehatan fisik secara keseluruhan.
Bernyanyi memperkuat sistem kekebalan tubuh. Segera setelah bernyanyi, penelitian menunjukkan bahwa penyanyi memiliki tingkat protein Immunoglobulin A yang lebih tinggi, sebuah antibodi yang diketahui bermanfaat bagi fungsi kekebalan selaput lendir. Tingkat stres dan depresi yang tinggi (sering ditemukan pada orang dengan penyakit mental) telah ditemukan berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh Anda dengan mengaktifkan mekanisme pertarungan tubuh, meningkatkan detak jantung, mengganggu tidur dan mengurangi kesehatan fisik Anda. Penelitian juga menunjukkan bahwa peningkatan aliran udara di paru-paru selama bernyanyi juga mengurangi kemungkinan berkembangnya bakteri di saluran pernapasan bagian atas.