Apa sebenarnya yang didapat manusia dari membaca buku? Apakah itu hanya soal kesenangan, atau ada manfaat di luar kenikmatan? Jawaban ilmiahnya adalah "ya".
Jakarta, tinjauindonesia. Id - Membaca buku bermanfaat bagi kesehatan fisik dan mental Anda, dan manfaat tersebut dapat bertahan seumur hidup. Berikut penjelasan singkat tentang bagaimana membaca buku dapat mengubah otak — dan tubuh Anda — menjadi lebih baik.
Membaca memperkuat otak Anda
Semakin banyak penelitian menunjukkan bahwa membaca benar-benar mengubah pikiran Anda.
Menggunakan pemindaian MRI, para peneliti telah mengkonfirmasi bahwa membaca melibatkan jaringan sirkuit dan sinyal yang kompleks di otak. Saat kemampuan membaca Anda matang, jaringan itu juga menjadi lebih kuat dan lebih canggih.
Pada tahun 2013, suatu penelitian yang dilakukan menggunakan pemindaian MRI fungsional untuk mengukur efek membaca novel di otak. Peserta studi membaca novel "Pompeii" selama 9 hari. Saat ketegangan terbangun dalam cerita, semakin banyak area otak yang menyala.
Pemindaian otak menunjukkan bahwa selama periode membaca dan beberapa hari setelahnya, konektivitas otak meningkat, terutama di korteks somatosensori, bagian otak yang merespons sensasi fisik seperti gerakan dan rasa sakit.
Baca Juga: Hal Penting dalam Public Speaking
Meningkatkan kemampuan Anda untuk berempati
Berbicara tentang merasakan sakit, penelitian telah menunjukkan bahwa orang yang membaca fiksi sastra — cerita yang mengeksplorasi kehidupan batin karakter — menunjukkan kemampuan yang meningkat untuk memahami perasaan dan kepercayaan orang lain.
Para peneliti menyebut kemampuan ini sebagai “teori pikiran”, seperangkat keterampilan penting untuk membangun, mengarahkan, dan memelihara hubungan sosial.
Artikel Terkait
Tips Lebih Banyak Membaca Buku