TINJAUINDONESIA.ID-Tidak kerasa sebentar lagi adalah hari kelahiran wanita mulia pemimpin wanita di syurga. Mari kita kenang dan teladani kehidupan Sayyidah Fatimah az-Zahra, putri tercinta Nabi Muhammad SAW, yang lahir pada 20 Jumadil Akhir tahun kelima sebelum Hijriyah (605 M).
Biografi Singkat
Sayyidah Fatimah lahir dari pasangan Nabi Muhammad SAW dan Sayyidah Khadijah. Ia menikah dengan Ali bin Abi Thalib dan memiliki empat anak: Hasan, Husain, Zainab, dan Ummu Kulsum. Kehidupannya penuh dengan kesabaran, kebijaksanaan, dan kemurahan hati.
Kisah Inspiratif
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Edutrip dan Educamp di Gunung Wayang Sukabumi dan BSIP Sukabumi
Menghibur Nabi Muhammad SAW
Suatu hari, Nabi Muhammad SAW sedang shalat di depan kabah. Seorang musuh Islam, melemparkan kotoran hewan ke arah beliau. Sayyidah Fatimah, yang masih kecil, segera putri kecil nabi itupun menghibur ayahnya dengan mengusap kotoran tersebut dan membersihkan tempat shalatnya.
Nabi Muhammad SAW tersenyum dan bersyukur atas kepedulian putrinya.
Menenangkan Nabi Muhammad SAW
Suatu hari, Nabi Muhammad SAW menangis karena diperlihatkan kehancuran dan kemusnahan umat Islam di masa depan. Para sahabat tidak bisa menenangkan beliau, kecuali Sayyidah Fatimah. Mereka menjemput Fatimah untuk menenangkan ayahnya. Ketika Sayyidah Fatimah keluar rumah, para sahabat terharu melihat baju putri Nabi yang sederhana dan banyak tambalan.
Dari kisah ini terlihat begitu pantas Sayyidah Fatimah menjadi teladan bagi kaum wanita. Sayyidah Fatimah seorang putri Nabi yang jika nabi berdo'a meminta gunung menjadi emas allah pasti akan kabulkan. Namun tidak putri nabi ini mengeluh kesusahan sedikitpun.
Gemar membantu orang lain, padahal tidak ada yang lebih susah kehidupannya di banding kehidupan Sayyidah Fatimah.
Baca Juga: Khawatir Dengan Keamanan Anak di Era Sekarang? Lakukan 3 Hal Ini !!!
Cinta Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW sangat mencintai Sayyidah Fatimah, sebagaimana ditegaskan dalam hadits: