news

Dedi Mulyadi Desak Pengungkapan Kasus Tewasnya Satpam Waduk Jatiluhur

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:27 WIB
Penyelesaian kasus satpam yang ditemukan meninggal dunia di Waduk Jatiluhur. (Instagram/dedimulyadi17)

TINJAUINDONESIA.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Polres Purwakarta segera mengungkap kasus kematian Sumarna (41), petugas keamanan kawasan Waduk Jatiluhur yang ditemukan meninggal dunia dengan kedua tangan terborgol. Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan berbagai barang bukti.

Dalam laporan yang diterima Dedi Mulyadi, Polres Purwakarta menyampaikan bahwa penyidik telah memeriksa 15 saksi terkait kasus tersebut. Selain itu, polisi juga mengamankan rekaman CCTV dari area di luar kawasan waduk untuk mendukung proses penyelidikan.

Baca Juga: Polda Metro Jaya Bantah Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak

“CCTV di luar sekitaran waduk sudah kami amankan, kemudian ada hipotesa-hipotesa atau kemungkinan berkaitan dengan korban seperti masalah pribadi atau keluarga sudah kami dalami,” ujar perwakilan Polres Purwakarta dalam video yang diunggah melalui akun Instagram @dedimulyadi71, Selasa (28/7/2026).

Minim CCTV Jadi Kendala Penyelidikan

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi turut menyoroti keterbatasan fasilitas pengawasan di kawasan Waduk Jatiluhur. Menurut keterangan kepolisian, minimnya kamera pengawas di area dalam waduk menjadi salah satu hambatan dalam proses penyelidikan.

Polisi mengungkapkan bahwa tidak ditemukan CCTV di sekitar lokasi yang diduga berkaitan langsung dengan peristiwa tersebut. Karena itu, penyidik berupaya menelusuri rekaman kamera pengawas yang berada di luar kawasan waduk, termasuk di ruas jalan sekitar lokasi.

“Itu kendala kami, karena di seputaran tidak ditemukan CCTV. Namun, kami mencari CCTV di luar, di jalan raya,” kata pihak kepolisian.

Baca Juga: Dekranasda Bulukumba dan BPVP Bantaeng Perkuat Daya Saing Industri Kecil Lewat Pelatihan Produktivitas.

Menanggapi hal itu, Dedi menilai kondisi tersebut menjadi perhatian serius mengingat Waduk Jatiluhur merupakan objek vital yang memiliki peran penting bagi masyarakat di sejumlah wilayah.

Ia menilai kawasan tersebut seharusnya dilengkapi sistem pengawasan yang memadai, termasuk CCTV dan pusat pemantauan atau command center yang beroperasi selama 24 jam.

Selain minimnya CCTV, penerangan di kawasan waduk juga disebut masih terbatas.

Polisi Optimistis Kasus Terungkap

Dedi Mulyadi juga meminta kepolisian memastikan proses pengungkapan kasus berjalan maksimal. Saat berdialog dengan jajaran Polres Purwakarta, ia menanyakan optimisme aparat dalam mengungkap pelaku maupun penyebab kematian korban.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Purwakarta menyatakan optimistis kasus tersebut dapat diungkap melalui rangkaian penyelidikan yang sedang berlangsung.

Satpam Ditemukan Tewas dengan Tangan Terborgol

Kasus ini menyita perhatian publik setelah jenazah Sumarna ditemukan di perairan Waduk Jatiluhur pada Jumat (24/7/2026). Saat proses evakuasi, korban masih mengenakan seragam petugas keamanan dan kedua tangannya dalam kondisi terborgol.

Halaman:

Tags

Terkini