news

Polda Metro Jaya Bantah Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Tewas Ditembak

Selasa, 28 Juli 2026 | 10:24 WIB
Polisi buka suara soal kabar ajudan eks Jampidsus Febrie Adriansyah tewas ditembak. (Dok.Polri - Threads/kementerian_kurangajar)

TINJAUINDONESIA.ID, – Polda Metro Jaya membantah informasi yang beredar di media sosial terkait kabar ajudan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah yang disebut tewas akibat penembakan di wilayah Jakarta Selatan. Polisi menegaskan informasi tersebut tidak benar setelah melakukan pengecekan dan koordinasi dengan Polres Metro Jakarta Selatan.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengatakan pihaknya telah mengonfirmasi langsung informasi tersebut kepada jajaran Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan.

“Sejauh ini kami sudah mengonfirmasi dengan Kasat Reskrim Jakarta Selatan dan informasi tersebut adalah hoaks,” ujar Budi kepada wartawan, Senin (27/7/2026).

Baca Juga: Dekranasda Bulukumba dan BPVP Bantaeng Perkuat Daya Saing Industri Kecil Lewat Pelatihan Produktivitas.

Selain membantah kabar tersebut, Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum dipastikan kebenarannya.

Menurut Budi, masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam menerima informasi yang beredar, khususnya melalui media sosial, untuk menghindari munculnya spekulasi yang dapat menyesatkan.

Bermula dari Unggahan di Media Sosial

Isu mengenai dugaan tewasnya ajudan Febrie Adriansyah mencuat setelah sejumlah akun media sosial mengunggah informasi yang belum terverifikasi pada Senin (27/7/2026).

Salah satu unggahan berasal dari akun Instagram @kementerian_kurangajar yang menyebut adanya dugaan ajudan Febrie meninggal akibat ditembak oleh orang tidak dikenal dan hingga kini jasadnya disebut belum ditemukan.

Informasi serupa juga diunggah akun Instagram @badanperwakilannetizen2 yang menuliskan bahwa ajudan mantan Jampidsus tersebut dikabarkan hilang dan beredar isu menjadi korban penembakan oleh orang misterius.

Kasus Kematian Sutrimo Masih Diselidiki

Sebelumnya, seorang pria bernama Sutrimo yang diduga merupakan kepala rumah tangga (karumga) Febrie Adriansyah ditemukan meninggal dunia di sebuah klinik di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7/2026) pagi.

Baca Juga: Viral Kondisi Ruang Edelweis RSUD Sawerigading Palopo Rusak, Manajemen Akui Kebocoran dan Janji Lakukan Perbaikan

Foto yang beredar di media sosial memperlihatkan Sutrimo dalam kondisi mulut berbusa sebelum dibawa ke Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring. Namun, keterangan dokter menyebut tidak ditemukan busa di area mulut korban sebagaimana yang terlihat dalam foto yang beredar.

Sutrimo kemudian dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit atau death on arrival (DOA). Jenazahnya telah dimakamkan oleh pihak keluarga di Banyumas, Jawa Tengah.

Hingga saat ini, penyebab pasti kematian Sutrimo belum dapat dipastikan. Polisi menyebut belum ada pemeriksaan lanjutan yang dapat mengungkap penyebab kematian pria tersebut.

Tags

Terkini