news

Viral Kondisi Ruang Edelweis RSUD Sawerigading Palopo Rusak, Manajemen Akui Kebocoran dan Janji Lakukan Perbaikan

Selasa, 28 Juli 2026 | 08:59 WIB
Kondisi Ruang Edelweis RSUD Sawerigading Rampoang Palopo viral di media sosial akibat plafon rusak dan rembesan air. Manajemen mengakui kerusakan serta menjelaskan alasan ruangan masih digunakan

Menurut manajemen, perbaikan menyeluruh membutuhkan waktu sekitar tiga hingga lima hari dengan syarat ruangan harus dikosongkan terlebih dahulu.

Baca Juga: BGN Berhentikan 261 Pegawai Non-ASN, Sudaryono Tegaskan Bersih-Bersih Internal

Meski demikian, rumah sakit memastikan aspek keselamatan pasien tetap menjadi prioritas. Tim medis bersama teknisi disebut telah memastikan posisi tempat tidur pasien dan area mobilitas tenaga kesehatan berada pada lokasi yang dinilai aman dari risiko material plafon maupun instalasi listrik.

Perbaikan Sementara Sudah Dilakukan

Sebagai langkah awal, pihak RSUD mengaku telah melakukan penanganan darurat untuk mencegah kerusakan bertambah parah.

Perbaikan permanen, menurut manajemen, akan segera dilakukan setelah antrean pasien di IGD berkurang sehingga pasien dapat dipindahkan ke ruang lain.

Namun, hingga berita ini disusun, pihak rumah sakit belum menyampaikan dokumentasi atau foto yang menunjukkan proses penanganan sementara tersebut.

Anggaran Pemeliharaan Mengacu Mekanisme BLUD

Terkait pembiayaan, Direktur RSUD menjelaskan bahwa anggaran pemeliharaan disusun melalui mekanisme keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan tercantum dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA).

Manajemen menyebut koordinasi pengajuan anggaran pemeliharaan rutin dilakukan kepada Pemerintah Kota Palopo. Penggunaan dana pemeliharaan diprioritaskan untuk kebutuhan yang berkaitan langsung dengan keselamatan pasien, seperti alat kesehatan vital, sistem kelistrikan darurat, ruang operasi, pengolahan limbah, serta pemeliharaan gedung.

Sejumlah Informasi Belum Dijelaskan Secara Rinci

Meski telah memberikan klarifikasi, masih terdapat sejumlah informasi yang belum dijelaskan secara spesifik oleh pihak rumah sakit, antara lain waktu pertama kali kerusakan diketahui, besaran anggaran pemeliharaan tahun 2025–2026 beserta realisasinya, alokasi khusus untuk pemeliharaan gedung, serta waktu terakhir pengajuan anggaran perbaikan kepada Pemerintah Kota Palopo.

Pihak rumah sakit juga belum menyampaikan dokumentasi penanganan darurat yang disebut telah dilakukan.


Halaman:

Tags

Terkini