Viral Dugaan Pencurian Ayam Berujung Maut di Bali, Polisi Selidiki Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan Pria

photo author
Muh. Ashar, Tinjau Indonesia
- Senin, 27 Juli 2026 | 08:52 WIB
Video viral seorang anak di Bali menangis histeris saat jenazah ayahnya yang tewas dikeroyok tiba di rumah duka. (Instagram/infojawabarat)
Video viral seorang anak di Bali menangis histeris saat jenazah ayahnya yang tewas dikeroyok tiba di rumah duka. (Instagram/infojawabarat)

TINJAUINDONESIA.ID, – Kepolisian tengah menyelidiki kasus pengeroyokan yang menyebabkan seorang pria berinisial KD meninggal dunia setelah diduga tertangkap mencuri ayam aduan milik warga di Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali. Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video tangisan anak korban viral di media sosial.

Kejadian itu berlangsung pada Jumat dini hari, 24 Juli 2026, sekitar pukul 01.30 Wita di Banjar Dinas Juwuk Legi. Berdasarkan keterangan kepolisian, KD diduga kepergok saat hendak mencuri ayam aduan milik warga bernama I Wayan Adi Suteja. Warga yang emosi kemudian mengejar dan mengeroyok korban hingga meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan kemarahan warga dipicu maraknya kasus kehilangan ayam yang sebelumnya terjadi di wilayah tersebut.

“Warga emosi karena sering terjadi kehilangan ayam aduan di daerah itu. Dugaan pengeroyokan terhadap terduga pelaku menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi,” ujarnya.

Baca Juga: Jubir Otorita IKN Troy Harold Pantouw Ditemukan Meninggal di Rusun ASN, Polisi Tunggu Hasil Visum

Selain dugaan pengeroyokan, massa juga dilaporkan membakar sepeda motor milik korban hingga hangus. Dalam video yang beredar di media sosial, korban yang sudah tidak berdaya juga diduga sempat diseret oleh sejumlah warga.

Saat tiba di lokasi, petugas menemukan KD sudah dalam kondisi meninggal dunia. Polisi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah golok, tas berisi tang, ketapel, batu, sejumlah uang tunai, serta seekor ayam.

Baca Juga: Momentum Hari Anak Nasional, Heriwawan Salurkan Bantuan untuk Panti Asuhan Aisyiyah Bulukumba

Kapolsek Baturiti, Kompol Nyoman Darsana, menjelaskan bahwa penyidik saat ini menangani dua dugaan tindak pidana sekaligus, yakni dugaan pencurian ayam aduan dan dugaan pengeroyokan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang.

“Penyidik sedang mendalami dua perkara, yaitu dugaan pencurian dan dugaan pengeroyokan yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” kata Darsana.

Kasus ini semakin menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan anak perempuan korban menangis histeris di samping jenazah ayahnya. Video tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memicu beragam tanggapan dari masyarakat terkait tindakan main hakim sendiri.

Hingga kini, kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta dalam peristiwa tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh. Ashar

Tags

Rekomendasi

Terkini

X