Viral Kepala BGN Cerita Banyak Makan Telur Ayam saat Kecil hingga Bisulan, Dokter Tegaskan Bisul Bukan Akibat Konsumsi Telur

photo author
Muh. Ashar, Tinjau Indonesia
- Sabtu, 25 Juli 2026 | 15:05 WIB
Momen Sudaryono menceritakan masa kecilnya usai dilantik sebagai Kepala BGN yang baru. (YouTube/Sekretariat Presiden)
Momen Sudaryono menceritakan masa kecilnya usai dilantik sebagai Kepala BGN yang baru. (YouTube/Sekretariat Presiden)

TINJAUINDONESIA.ID, – Pernyataan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono yang mengaitkan kebiasaan mengonsumsi telur saat kecil dengan munculnya bisul menjadi perbincangan di media sosial. Menanggapi hal tersebut, dokter sekaligus edukator kesehatan, Dion Haryadi, meluruskan bahwa telur bukan penyebab bisul.

Dalam video yang diunggah melalui media sosial pada Jumat (24/7/2026), Dion menjelaskan bahwa bisul umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri pada kulit, bukan karena terlalu banyak mengonsumsi telur.

“Bisul lebih berkaitan dengan infeksi bakteri dan faktor kebersihan tubuh. Jadi, bukan karena makan telur dalam jumlah banyak,” kata Dion.

Baca Juga: Heboh Isu 522 Pelajar di Sidoarjo Positif HIV, Dinkes hingga Wagub Jatim Buka Suara

Ia menambahkan, apabila seseorang mengalami keluhan seperti gatal-gatal setelah mengonsumsi telur, kondisi tersebut kemungkinan merupakan reaksi alergi yang perlu diperiksakan lebih lanjut ke tenaga medis.

Menurut Dion, telur justru merupakan salah satu sumber pangan bergizi yang kaya protein dan mudah diolah. Karena itu, masyarakat diminta tidak salah memahami informasi yang berkembang terkait konsumsi telur dan risiko bisul.

Perdebatan ini bermula dari pernyataan Sudaryono usai dilantik sebagai Kepala BGN di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/7/2026). Saat itu, ia menceritakan pengalaman masa kecilnya di Grobogan, Jawa Tengah, yang terbiasa mengonsumsi telur hasil ternak keluarga untuk memenuhi kebutuhan gizi.

Baca Juga: Kepala BGN Sudaryono Sidak Dapur MBG di Bogor, Tegaskan SPPG Tak Sesuai Standar Akan Ditutup

Sudaryono mengaku sering makan telur karena akses ikan cukup terbatas di daerah tempat tinggalnya. Dalam ceritanya, ia menyebut kebiasaan tersebut membuatnya “bisulan di mana-mana”, yang kemudian memicu berbagai tanggapan dari masyarakat di media sosial.

Meski demikian, para ahli kesehatan menegaskan bahwa telur tidak menjadi penyebab langsung munculnya bisul. Sebaliknya, telur tetap direkomendasikan sebagai salah satu sumber protein hewani yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan dan pemenuhan gizi masyarakat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh. Ashar

Tags

Rekomendasi

Terkini

X