Berkat sinergi gabungan dan penerapan metode urai serta lokalisir, api sukses dipadamkan dalam waktu estimasi 15 menit.
Di balik kegigihan pasukan gabungan, terdapat insiden teknis yang menjadi sorotan krusial.
Kepala UPTD Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Polman, Imran, S.IP., M.M., memberikan apresiasi sekaligus catatan penting terkait insiden ini.
"Kami menerima laporan kebakaran pada pukul 16.58, kami dari pemadam kebakaran merespon laporan tersebut dan langsung terjun ke lokasi dengan melibatkan 3 unit armada dari Pos Induk, yang secara strategis dibantu oleh 1 unit armada dari TNI Kodim 1402 Polman dan 1 unit mobil Water Cannon dari Korps Brimob.
Cuaca kemarau, angin kencang, dan bangunan kayu membuat api cepat membesar, namun sinergi lintas instansi kita di lapangan berhasil melokalisirnya," tegas Imran, S.IP., M.M.
Akibat insiden ini, dua unit rumah milik Wahida alias Rida (55 tahun) dan Afda (22 tahun) dilaporkan mengalami rusak berat (RB), sementara satu unit rumah lainnya mengalami rusak ringan (RR).
Tidak ada korban jiwa, namun total kerugian materiil ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.