Oknum Santri Baru di Garut Tepergok Menyelinap ke Rumah Warga Saat Mabuk Ciu

photo author
Muh. Jabal Nur, Tinjau Indonesia
- Jumat, 3 Juli 2026 | 15:05 WIB
Foto : Dok. Polsek Wanaraja
Foto : Dok. Polsek Wanaraja

TINJAUINDONESIA.ID – Seorang pria asal Jakarta berinisial DJ (32) diamankan warga dan polisi setelah tertangkap basah menyelinap ke rumah warga di Kampung Bayubud, Desa Sindangmekar, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Pelaku nekat masuk ke dalam kediaman korban yang sedang ditinggal pergi dalam kondisi pintu tidak terkunci.

Peristiwa bermula saat pemilik rumah, Yana (42), kembali ke rumahnya setelah pergi untuk suatu keperluan singkat. Ia terkejut mendapati ada orang asing yang mengunci diri di dalam rumahnya dan sedang mengacak-acak lemari pakaian.

"Setibanya di rumah, pemilik melihat pelaku sudah berada di dalam rumah. Pintu sengaja dikunci pelaku dari dalam, dan ia terlihat sedang mengeluarkan barang-barang dari dalam lemari," ujar Kapolsek Wanaraja AKP Abusono, S.H., M.H., dalam laporan resminya, Kamis (2/7/2026).

Spontan, Yana berteriak meminta pertolongan hingga mengundang perhatian warga sekitar. Massa yang geram langsung mengepung lokasi dan mengamankan pelaku.

Personel Polsek Wanaraja yang menerima laporan segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) untuk meredam situasi dan mengevakuasi pelaku dari amukan warga.

Berdasarkan pemeriksaan awal pihak kepolisian, DJ diduga kuat melakukan aksi nekatnya di bawah pengaruh minuman beralkohol jenis ciu.

Baca Juga: Dukung Ekosistem Wirausaha Sekolah, Sekretaris JPP Jatim Ajarkan Taktik GEO dan Storytelling di Sidoarjo

Pelaku sendiri diketahui statusnya sebagai seorang santri yang baru sekitar tiga minggu menjalani proses pembelajaran di pondok pesantren dekat lokasi kejadian.

Kendati sempat memicu kegemparan, kasus dugaan percobaan pencurian ini akhirnya diselesaikan secara musyawarah dan kekeluargaan.

Korban bersama warga setempat sepakat tidak melanjutkan perkara ke ranah hukum pidana.

Proses mediasi dipimpin oleh Ketua RT setempat bersama perwakilan pengurus pesantren, dan kini pelaku telah dikembalikan ke pihak pesantren untuk pembinaan lebih lanjut.(***)

Penulis : Adis Cahyana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Muh. Jabal Nur

Rekomendasi

Terkini

X