Macet dan Antrean Panjang Padati Pelabuhan Ketapang, ASDP Minta Maaf dan Sebut Ada Lonjakan Kendaraan

photo author
Andi Alfian, Tinjau Indonesia
- Jumat, 26 Juni 2026 | 16:55 WIB
Viral masyarakat mengeluh kemacetan panjang di Pelabuhan Ketapang. (Instagram/diahrara91)
Viral masyarakat mengeluh kemacetan panjang di Pelabuhan Ketapang. (Instagram/diahrara91)

Tak hanya itu, pemilik akun juga mengingatkan untuk membawa bekal secukupnya sembari menunggu kendaraan masuk ke kapal.

Pelabuhan Gilimanuk Padat dan Antrean Panjang

Serupa dengan kondisi di Pelabuhan Ketapang, Pelabuhan Gilimanuk juga mengalami kepadatan antrean kendaraan.

“Terpantau situasi di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk sangat padat hingga menimbulkan antrean yang cukup panjang,” ujar perekam video yang diunggah di akun Instagram @balisanbus pada Kamis, 25 Juni 2026.

Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan di kantong-kantong parkir Pelabuhan Gilimanuk.

“Ini tentu mengakibatkan keterlambatan, baik dari waktu tempuh maupun pemberangkatannya,” sambungnya.

Baca Juga: Polres Bulukumba Gelar Bakti Sosial di Panti Asuhan AR-RIYADH.

Momen Macet yang Selalu Berulang

Sementara itu, akun Instagram @soniaasha_ turut mengeluhkan kemacetan di Ketapang yang menurutnya selalu terjadi setiap tahunnya.

“Festival tahunan Ketapang sama dengan kemacetan. Awalnya hanya setahun dua kali, menjadi 3 kali, hingga kini tidak bisa diprediksi,” tulisnya dalam keterangan video, dikutip pada Jumat, 26 Juni 2026.

“Jarak terjadinya macet dari satu waktu ke waktu lain sangat dekat,” lanjutnya.

Ia lantas berharap bahwa ada perbaikan kebijakan dari pemerintah agar bisa mengatasi kemacetan yang berulang kali terjadi.

Baca Juga: Kontroversi di Balik Wafatnya 3 Calon Manajer Kopdes-KNMP: Pulang dalam Peti, Berujung Tindak 'Evaluasi

“Pengaturan teknis di jalan dengan menurunkan Dishub, Polisi, TNI memang membantu saat macet terjadi. Tapi jika pembuat kebijakan di atas sana mendiamkan kasus ini terus menerus, saya yakin 10 tahun lagi, pasti tetap terjadi macet, macet dan macet,” jelasnya.

“Jarak macet benar-benar tidak karuan, kadang satu arah 5-10 kilometer, kadang dua arah. Semrawut dan tidak karuan,” sambungnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Andi Alfian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X