JAKARTA, TINJAU INDONESIA — Sebuah apresiasi bergengsi kembali dianugerahkan kepada tokoh yang konsisten merawat nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan di Indonesia Ahad, (28/06/2026).
Direktur Jaringan GUSDURian Indonesia, Alissa Wahid, resmi terpilih dan dinobatkan sebagai Cendekiawan Berdedikasi Kompas 2026.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas komitmen panjang Alissa Wahid dalam mengawal isu-isu sosial, keberagaman, serta memperjuangkan keadilan di tengah masyarakat, meneruskan api perjuangan sang ayah, KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Dalam kesempatan ini, Alissa Wahid tampak tersenyum hangat saat menerima replika halaman depan koran Kompas yang memuat profil dirinya bertajuk "Cendekiawan Berdedikasi 2026: Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid".
Penyerahan penghargaan ini disambut penuh sukacita oleh keluarga besar GUSDURian serta para aktivis kemanusiaan di tanah air.
"Selamat kepada Mbak Alissa Wahid terpilih menjadi Cendekiawan Berdedikasi Kompas 2026," tulis salah satu ucapan selamat dari Akhmad Jay jaringan pendukungnya.
Penghargaan "Cendekiawan Berdedikasi" dari Harian Kompas sendiri merupakan bentuk penghormatan tahunan yang diberikan kepada para pemikir dan akademisi yang tidak hanya mumpuni secara keilmuan, tetapi juga terjun langsung memberikan dampak konkret serta sumbangsih nyata bagi kemajuan bangsa.
Melalui jaringan GUSDURian yang dipimpinnya, Alissa terus menyemai benih toleransi, mendampingi kaum yang terpinggirkan, dan menjadi suara jernih di tengah tantangan zaman. Dedikasi inilah yang menjadikannya sangat layak menyandang gelar tersebut di tahun 2026 ini.
Artikel Terkait
Kasus dr. Ratna, IDI Probolinggo Mohon Penegakan Hukum yang Berkeadilan
Berawal dari Tempat Sampah Kumuh, A-Green Kini Jadi Kebanggaan Jakarta Barat
Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Bulukumba Gelar Turnamen Domino
Lampaui Target, 3.054 Orang Berpartisipasi pada Program GEMAR
Dokter Icha Meninggal Dunia, Diduga Alami Depresi usai Diintimidasi Anggota DPRD TTU
Bela Dokter Icha, Dokter Konsulen Bagikan Cerita saat Mendiang Berkonsultasi soal Pasien Keluarga Anggota DPRD TTU
Sekolah Kader KOPRI PMII Sulsel Siapkan Perempuan Pemimpin yang Produktif dan Inovatif
Viral Karyawan Minimarket di Ambon Terekam Iseng Bakar Kaki Bocah, Berujung Klarifikasi dan Minta Maaf
Mufli Budi Ananda, Sosok Asisten Raffi Ahmad yang Jabat Komisaris Krakatau Posco namun Dinilai Tak Punya Pengalaman
Di Balik Kabar Wafatnya 5 Peserta Seleksi Kopdes-KNMP, Ada Sorotan Ihwal Syarat Latsarmil bagi Para Calon Manajer