Wisata Desa Berjo Cetak Miliaran Rupiah, Hasil Usaha BUMDes Biayai Pendidikan Warga hingga Perguruan Tinggi

photo author
Firman TI, Tinjau Indonesia
- Selasa, 28 Juli 2026 | 11:13 WIB
Wisata Desa Berjo Cetak Miliaran Rupiah, Hasil Usaha BUMDes Biayai Pendidikan Warga hingga Perguruan Tinggi (Firman)
Wisata Desa Berjo Cetak Miliaran Rupiah, Hasil Usaha BUMDes Biayai Pendidikan Warga hingga Perguruan Tinggi (Firman)

TINJAUINDONESIA.ID - Pengelolaan potensi wisata alam yang profesional membawa dampak besar bagi kesejahteraan masyarakat Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Alam Berjo, destinasi Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda berhasil menjadi sumber pendapatan yang mampu mendukung berbagai program sosial dan pendidikan bagi warga.


Direktur Utama BUMDes Alam Berjo, Sularno, mengatakan keberhasilan tersebut tidak lepas dari komitmen pengelola dalam menjaga kualitas destinasi wisata, mulai dari kebersihan lingkungan, keasrian alam, hingga pelayanan yang ramah bagi seluruh pengunjung.


"Kami berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada setiap wisatawan. Selain menjaga kelestarian alam, kami juga menyediakan fasilitas bagi lansia dan penyandang disabilitas agar mereka dapat menikmati wisata dengan nyaman. Harapan kami, keberadaan wisata ini tidak hanya menarik pengunjung, tetapi juga memberi manfaat nyata bagi masyarakat Desa Berjo," ujar Sularno.


Selain mengelola sektor wisata, BUMDes Alam Berjo juga menjalankan unit usaha simpan pinjam. Dari seluruh unit usaha tersebut, BUMDes berhasil membukukan pendapatan hingga Rp11 miliar. Sebanyak 60 persen dari pendapatan itu disetorkan ke desa sebagai Pendapatan Asli Desa (PAD).


Menurut Sularno, dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mendukung program unggulan desa yang dikenal dengan nama 3SBS (Semua Bisa Sehat, Semua Bisa Sejahtera, dan Semua Bisa Sarjana).


"Kami ingin keuntungan yang diperoleh dari pengelolaan wisata kembali dirasakan oleh masyarakat. Karena itu, hasil usaha BUMDes digunakan untuk mendukung program kesehatan, kesejahteraan, dan pendidikan warga tanpa membedakan latar belakang ekonomi," tambahnya.


Program “Semua Bisa Sarjana” yang telah berjalan selama dua tahun memberikan bantuan pendidikan kepada seluruh pelajar dan mahasiswa di Desa Berjo. Siswa SMP menerima bantuan Rp500 ribu per tahun, siswa SMA memperoleh Rp1 juta per tahun, sedangkan mahasiswa mendapatkan bantuan hingga Rp5 juta.


Meski tren kunjungan wisata di Kabupaten Karanganyar secara umum mengalami penurunan, Air Terjun Jumog dan Telaga Madirda tetap menjadi destinasi favorit wisatawan. Pada akhir pekan, jumlah pengunjung kedua objek wisata tersebut rata-rata mencapai hampir 4.000 orang.


Keberhasilan Desa Berjo menunjukkan bahwa pengelolaan potensi lokal melalui BUMDes dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program-program yang berkelanjutan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Firman TI

Tags

Rekomendasi

Terkini

Gadget Murah berkualitas di Akhir Tahun 2024

Kamis, 12 Desember 2024 | 15:45 WIB
X