TINJAUINDONESIA.ID – Mariorennu United FC berhasil meraih kemenangan 2-1 atas Lapda FC dalam pertandingan persahabatan yang berlangsung di Stadion Mini Bulukumba, Minggu (19/7/2026). Laga tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian semarak menyambut final Piala Dunia 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina.
Pertandingan yang berlangsung selama 90 menit itu menyedot perhatian masyarakat dan pecinta sepak bola di Kabupaten Bulukumba. Sejak awal pertandingan, kedua tim menampilkan permainan menyerang dengan tempo cepat. Namun, Mariorennu United FC mampu memanfaatkan peluang lebih efektif sehingga menutup laga dengan kemenangan 2-1 atas Lapda FC.
Baca Juga: Gus Miftah Bantah Terima Rp100 Juta dalam Kasus Dugaan Korupsi Jalur Ganda Kereta Solo–Semarang
Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengakomodasi tingginya antusiasme warga Bulukumba menjelang partai final Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada Senin (20/7/2026) dini hari. Selain pertandingan persahabatan, Pemerintah Kabupaten Bulukumba juga menyiapkan agenda nonton bareng (nobar) final Piala Dunia di Venue Lapangan Pemuda Bulukumba yang terbuka untuk masyarakat umum.
Direktur Teknik Mariorennu United FC, Saiful Alief Subarkah atau yang akrab disapa SAS, mengatakan laga persahabatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan sepak bola daerah sekaligus sarana memperkuat kebersamaan masyarakat melalui olahraga.
Menurut SAS, sepak bola memiliki kemampuan menyatukan berbagai kalangan sehingga pertandingan seperti ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menumbuhkan nilai sportivitas dan persaudaraan. Ia menilai tingginya animo masyarakat menjelang final Piala Dunia menjadi bukti besarnya kecintaan warga Bulukumba terhadap sepak bola.
Ia juga berharap pertandingan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai wadah pembinaan pemain lokal dan upaya memperkuat ekosistem sepak bola di Kabupaten Bulukumba.
Apresiasi terhadap pelaksanaan laga persahabatan itu juga disampaikan legenda sepak bola Bulukumba sekaligus Wakil Ketua Umum PSSI Bulukumba, Ilham Amdar. Menurutnya, tingginya partisipasi masyarakat menunjukkan bahwa sepak bola masih menjadi olahraga yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat.
Ilham menegaskan bahwa pertandingan persahabatan memiliki peran penting dalam menjaga daya saing pemain lokal sekaligus mempererat hubungan antarklub. Ia juga berharap momentum final Piala Dunia 2026 dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Bulukumba untuk terus berlatih, berprestasi, dan mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.