news

Dugaan Penyaluran BBM Ilegal ke SPBU Genteng Wetan, Ini Alasan Truk Tangki Pertamina yang Kini Disegel

Jumat, 26 Juni 2026 | 13:43 WIB
Menyoroti kasus penyitaan truk tangki Pertamina di SPBU Genteng Wetan, Banyuwangi terkait dugaan penyelewengan BBM. (bintangtenggara.net)

Baca Juga: Nasib Uang Sayembara Rp250 Juta Penangkapan Taufik Hidayat, Dedi Mulyadi Ungkap Bakal Diberikan untuk Korban

Sebelumnya, truk tersebut telah menyelesaikan proses pembongkaran solar subsidi di SPBU Genteng Wetan, lalu dijadwalkan melanjutkan distribusi Pertalite ke SPBU lain di wilayah Genteng.

Namun sebelum meninggalkan lokasi, kendaraan tersebut diduga diamankan untuk kepentingan penyelidikan polisi.

Siapa Pemilik SPBU Genteng Wetan?

SPBU Genteng Wetan (nomor SPBU 54.684.15) di Kecamatan Genteng, Banyuwangi, merupakan milik Mahayasa Group.

Berdasarkan data Migas ESDM, SPBU ini juga beroperasi di bawah manajemen perusahaan yang terdaftar sebagai PT. Mitra.

Atas ramainya isu penyitaan tersebut, Perwakilan SPBU Genteng Wetan, Sudarmoko mengaku pihaknya tidak mengetahui persoalan yang tengah diselidiki aparat.

"Sebenarnya kami hanya ketempatan, jadi tangki ini sudah selesai dropping solar di SPBU kami," kata Sudarmoko dalam keterangannya, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Di sisi lain, Sudarmoko menuturkan SPBU tersebut hanya menjadi lokasi terakhir tempat kendaraan melakukan pembongkaran muatan.

"Dan akan melanjutkan dropping Pertalite ke SPBU Genteng kulon tapi ditangkap saat hampir keluar SPBU kami," ungkapnya.

"Ya akhirnya ditahan di sini karena masih dalam penyelidikan," ungkap Sudarmoko.

Dugaan Penyaluran BBM Ilegal

Dalam kasus ini, proses distribusi BBM dari SPBU Genteng Wetan ke SPBU lainnya kemudian diduga tersendat karena adanya dugaan penyimpangan yang dilakukan oleh oknum pengemudi.

Sudarmoko mengklaim, pihak SPBU tidak terlibat dalam dugaan penyelewengan tersebut.

Perwakilan SPBU Genteng Wetan itu lantas menyebut, proses distribusi saat ini turut terganggu akibat penyelidikan yang masih berlangsung.

Halaman:

Terkini