Diduga Ikut Rekrutmen Pekerjaan Scam, 2 WNI di Myanmar Kini Disekap dan Minta Tolong Agar Kembali Pulang

photo author
Muh. Jabal Nur, Tinjau Indonesia
- Minggu, 19 Juli 2026 | 15:27 WIB
enyoroti kasus penyekapan yang diduga dialami WNI di Myanmar hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@intoday.media)
enyoroti kasus penyekapan yang diduga dialami WNI di Myanmar hingga viral di media sosial. (Instagram.com/@intoday.media)

"Kalau PMI (Pekerja Migran Indonesia) berangkat secara tidak resmi, kami memang tidak mempunyai datanya," ungkap Jupriyadi.

"Biasanya, kami baru mengetahui ketika sudah muncul permasalahan (seperti ini)," sambungnya.

Muncul Dugaan Pekerjaan Scam

Jupriyadi menduga, pekerjaan yang dijalani para korban berkaitan dengan praktik penipuan daring atau scamming.

Baca Juga: Kepala Bakom RI Ajak Mahasiswa UI Kritisi MBG Berbasis Data, Agar Perbaikannya Bisa Fokus pada Masalah di Lapangan

"Kalau wilayah-wilayah Myanmar seperti itu, biasanya pekerjaan yang ada berkaitan dengan scam atau scamming," sebutnya.

Hingga saat ini, kondisi kedua korban dinyatakan masih terus dipantau melalui koordinasi dengan berbagai pihak.

Jupriyadi mengaku pihaknya telah melaporkan kasus tersebut kepada Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) sebagai langkah awal proses penanganan kasus tersebut.*

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Muh. Jabal Nur

Rekomendasi

Terkini

X