hiburan

Meringankan Gejala Depresi dengan Membaca

Minggu, 26 Februari 2023 | 15:27 WIB
Memmbaca meringankan gejala depresi I Foto: Unsplash

Meskipun satu sesi membaca fiksi sastra sepertinya tidak akan memicu perasaan ini, penelitian menunjukkan bahwa pembaca fiksi jangka panjang cenderung memiliki teori pikiran yang berkembang lebih baik.

 

Memperkaya kosakata Anda

Penelitian tahun 1960-an telah membahas apa yang dikenal sebagai "efek Matius," sebuah istilah yang merujuk pada ayat Alkitab Matius 13:12: "Siapa yang memiliki akan diberi lebih banyak, dan mereka akan berkelimpahan. Barangsiapa tidak mempunyai, bahkan apa yang dimilikinya akan diambil darinya.”

Efek Matius merangkum gagasan  “yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin” berlaku pula dalam hal kosakata.

Peneliti telah menemukan bahwa siswa yang membaca buku secara teratur, mulai dari usia muda, secara bertahap mengembangkan kosakata yang besar. Dan ukuran kosakata dapat memengaruhi banyak bidang kehidupan Anda, mulai dari skor tes standar hingga penerimaan perguruan tinggi dan kesempatan kerja.

Jajak pendapat tahun 2019 yang dilakukan oleh Cengage menunjukkan bahwa 69 persen pemberi kerja ingin mempekerjakan orang dengan kemampuan berkomunikasi secara efektif. Membaca buku adalah cara terbaik untuk meningkatkan keterpaparan Anda pada kata-kata baru, yang dipelajari dalam konteks.

Mengurangi stres

Pada tahun 2009, sekelompok peneliti mengukur efek yoga, humor, dan membaca pada tingkat stres siswa dalam menuntut program ilmu kesehatan di Amerika Serikat.

Studi tersebut menemukan bahwa membaca selama 30 menit menurunkan tekanan darah, detak jantung, dan perasaan tekanan psikologis sama efektifnya dengan yoga dan humor.

 

Membantu meringankan gejala depresi

Filsuf Inggris Sir Roger Scruton pernah menulis, "Penghiburan dari hal-hal imajiner bukanlah penghiburan imajiner." Orang dengan depresi sering merasa terisolasi dan terasing dari orang lain. Dan itu adalah perasaan yang terkadang bisa dikurangi oleh buku.

Membaca fiksi memungkinkan Anda melarikan diri dari dunia Anda sendiri untuk sementara dan terhanyut dalam pengalaman imajiner para karakter. Dan buku self-help non-fiksi dapat mengajari Anda strategi  mengelola gejala depresi.

Itulah mengapa Layanan Kesehatan Nasional Inggris telah memulai program Reading Well, sebuah buku tentang esep. Di mana ahli medis meresepkan buku swadaya yang disusun oleh ahli medis khusus untuk kondisi tertentu.

Halaman:

Tags

Terkini

Sinopsis John Wick Chapter 4

Kamis, 23 Maret 2023 | 14:21 WIB

Biografi Wolfgang Amadeus Mozart

Selasa, 21 Maret 2023 | 13:00 WIB

Kisah Ibu Leonardo Da Vinci

Senin, 20 Maret 2023 | 09:43 WIB

Siap Bikin Album Baru, Skid Row Masuk Studio Lagi

Jumat, 10 Maret 2023 | 16:16 WIB

The Changcuters Siap Rilis Album Tahun Ini

Jumat, 3 Maret 2023 | 18:23 WIB

Fakta Menarik di Balik Film Harry Potter

Kamis, 2 Maret 2023 | 18:04 WIB

Langkah Belajar Gitar untuk Pemula

Kamis, 2 Maret 2023 | 16:55 WIB

Jefri Nichol Perankan Sosok Ali Topan

Rabu, 1 Maret 2023 | 23:31 WIB

Tertarik Menulis Puisi? Simak Kiatnya Berikut Ini!

Selasa, 28 Februari 2023 | 19:00 WIB

5 Tempat Wisata Menarik untuk Liburan Anda di Bangka

Selasa, 28 Februari 2023 | 14:11 WIB