news

PDPM Bulukumba Perkuat Kolaborasi Lewat Pelantikan dan Peluncuran KAMPAS

Sabtu, 25 Juli 2026 | 13:40 WIB
Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bulukumba melantik secara serentak sembilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Bulukumba di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi Bulukumba, Sabtu, 25 Juli 2026

BULUKUMBA – Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Bulukumba melantik secara serentak sembilan Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se-Kabupaten Bulukumba di Ruang Kahayya, Gedung Pinisi Bulukumba, Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peluncuran KAMPAS (Korps Da'i Penggerak Desa) serta penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bulukumba sebagai upaya memperkuat kolaborasi dalam pengembangan kader dan pemberdayaan masyarakat.

Pelantikan dihadiri jajaran Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba, pimpinan cabang Muhammadiyah se-Kabupaten Bulukumba, organisasi otonom (Ortom), anggota DPRD Bulukumba, Dandim, Kapolres, Kepala BPVP Bantaeng, Ketua dan Anggota Bawaslu Bulukumba, serta tamu undangan lainnya. Sebanyak sembilan cabang resmi dilantik, yakni PCPM Gantarang, Ujung Bulu, Kindang, Ujung Loe, Bontotiro, Bontobahari, Herlang, Bulukumpa, dan Rilau Ale.

Ketua PDPM Bulukumba, Amran S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kepengurusan yang baru dilantik mengemban tanggung jawab besar untuk melanjutkan gerakan dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, jabatan dalam organisasi bukan sekadar posisi struktural, tetapi amanah yang harus dipertanggungjawabkan.

"Kepada pimpinan cabang Pemuda Muhammadiyah, amanah ini sangat berat, bukan hanya sekadar jabatan, tetapi pertanggungjawaban dunia dan akhirat," ujar Amran dalam sambutannya.

Amran juga menyampaikan bahwa pengembangan organisasi akan terus dilakukan agar jangkauan gerakan Pemuda Muhammadiyah semakin luas. Ia menyebut jumlah cabang yang telah terbentuk terus bertambah sebagai bagian dari upaya memperkuat konsolidasi organisasi di tingkat kecamatan.

"Sepuluh cabang telah dilantik dan akan bertambah," katanya. "Ke depannya pemuda harus bersinergi dengan pemerintah dan stakeholder untuk membangun Bulukumba."

Selain pelantikan, PDPM Bulukumba meluncurkan KAMPAS (Korps Da'i Penggerak Desa) sebagai program yang diharapkan mampu memperkuat dakwah sekaligus pemberdayaan masyarakat di tingkat desa. Bersamaan dengan itu, penandatanganan MoU bersama BPVP Bantaeng dan Bawaslu Bulukumba dilakukan untuk membuka ruang kolaborasi dalam pengembangan kapasitas kader, pelatihan vokasi, serta pendidikan demokrasi.

Amran berharap kerja sama tersebut tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi berlanjut menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menilai kolaborasi lintas lembaga menjadi kebutuhan agar organisasi kepemudaan mampu menjawab tantangan sosial yang semakin kompleks.

Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Selatan, Heriawan, menilai keberadaan pemuda menjadi faktor penting dalam menjaga kesinambungan gerakan Muhammadiyah. Ia mengatakan kader muda harus mampu menjadi pelopor perubahan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

"Pemuda adalah ujung tombak gerakan Muhammadiyah," ujar Heriawan.

Sementara itu, Wakil Bupati Bulukumba Edy Manaf mengajak kader Pemuda Muhammadiyah memperkuat kolaborasi dengan pemerintah desa maupun pemerintah daerah. Menurutnya, sinergi antarlembaga diperlukan agar program pembangunan dapat berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

"Kader yang menjadi kepala desa atau yang memiliki kedekatan dengan kepala desa harus membangun kolaborasi dan program yang berkelanjutan," kata Edy Manaf. Ia menambahkan, "Pemuda Muhammadiyah harus konsisten untuk eksis dalam menjawab tantangan teknologi yang berkembang pesat."

Edy juga menegaskan pentingnya membangun kemitraan antara organisasi kepemudaan dan pemerintah daerah. Menurut dia, kolaborasi yang kuat akan mempercepat lahirnya berbagai program yang mendukung pembangunan daerah sekaligus memperkuat kapasitas generasi muda.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bulukumba, Andi Muh. Yakin, turut memberikan apresiasi terhadap pelantikan tersebut. Ia menilai Pemuda Muhammadiyah merupakan bagian penting dalam proses kaderisasi Muhammadiyah sehingga harus terus dipersiapkan sebagai penerus gerakan persyarikatan.

"Pemuda Muhammadiyah Bulukumba menjadi keberlanjutan Muhammadiyah ke depannya," ujar Andi Muh. Yakin.

Halaman:

Tags

Terkini