TINJAUINDONESIA.ID, – Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 3 Provinsi Bali di Desa Tulamben, Kabupaten Karangasem, mulai memanfaatkan berbagai fasilitas pendidikan untuk mendukung pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) serta persiapan kegiatan belajar mengajar tahun ajaran 2026. Pemerintah memastikan sarana dan prasarana utama sekolah telah berfungsi dengan baik meski masih terdapat beberapa fasilitas pendukung yang sedang disempurnakan.
Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, saat meninjau langsung lokasi sekolah pada Kamis (23/7/2026), menyampaikan bahwa fasilitas utama telah siap digunakan oleh peserta didik dan tenaga pendidik.
Menurut Dody, sejumlah perbaikan masih dilakukan pada fasilitas pendukung, seperti penanganan genangan air di area kamar mandi dan penambahan tempat sampah untuk meningkatkan kenyamanan lingkungan sekolah.
“Secara umum sarana dan prasarana sudah berfungsi dengan baik. Beberapa fasilitas pendukung yang masih perlu penyempurnaan telah kami instruksikan untuk segera diperbaiki,” ujarnya.
Baca Juga: Kades Dusun Tengah Divonis 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Dana Desa Rp577 Juta
SRT 3 Provinsi Bali dibangun di atas lahan seluas 5,67 hektare yang berlokasi di Jalan Kubu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Kompleks pendidikan tersebut dilengkapi gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, rumah susun guru, gedung serbaguna, kantin, dapur, tempat ibadah, lapangan olahraga, hingga berbagai fasilitas penunjang lainnya.
Sejak 13 Juli 2026, sekolah tersebut telah menggelar MPLS yang diikuti oleh 195 siswa dengan dukungan 25 tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Sejumlah fasilitas yang telah digunakan meliputi gedung SD, asrama putri tingkat SD, balai serbaguna, dan kantin.
Kepala SRT 3 Provinsi Bali, I Putu Jaya Negara, mengapresiasi dukungan pemerintah pusat dalam pembangunan sekolah yang dinilai mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih nyaman dan berkualitas bagi anak-anak.
Ia menilai keberadaan fasilitas yang lengkap menjadi modal penting dalam mendukung proses pendidikan sekaligus membantu siswa mengembangkan potensi dan meraih cita-cita.
“Kami berterima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Pekerjaan Umum yang telah menghadirkan sarana dan prasarana yang sangat mendukung pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Fasilitas ini memberikan kesempatan lebih besar bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas,” katanya.
Baca Juga: Gerai Koperasi Merah Putih di Pulau Buluh Batam Tutup, Dinas Sebut Terkendala Modal dan Pengelolaan
Hal senada disampaikan Guru Bahasa Inggris SMP SRT 3 Bali, Putu Riski Kamala Hari. Menurutnya, fasilitas yang tersedia sangat membantu proses pembelajaran maupun kegiatan pembinaan karakter siswa selama MPLS berlangsung.
“Ruang serbaguna dan fasilitas lainnya sangat mendukung kegiatan belajar serta aktivitas pembiasaan siswa setiap hari,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang peserta didik kelas VII, Ni Kadek Purnama Dewi, mengaku nyaman mengikuti kegiatan di Sekolah Rakyat karena lingkungan sekolah yang bersih serta fasilitas yang lengkap.