news

Mundur dengan Alasan Kesehatan, Kepala BGN Nanik Deyang Ungkap Sosok Pengganti yang Bikin Warganet Penasaran

Rabu, 22 Juli 2026 | 11:58 WIB
Mundur dengan Alasan Kesehatan, Kepala BGN Nanik Deyang Ungkap Sosok Pengganti yang Bikin Warganet Penasaran



TINJAUINDONESIA.ID, - Belum selesai drama pengunduran diri Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Sebelumnya diketahui, Nanik mengungkapkan dirinya mundur dari jabatan Kepala BGN dengan alasan kesehatan.

Ihwal upaya pengobatan sakit jantung yang dideritanya, menjadi alasan Nanik mundur setelah 1,5 bulan bertugas sebagai Kepala BGN.

Kini, Nanik seolah memberi kode terkait sosok yang menggantikan dirinya di kursi Kepala BGN.

Hal itu disampaikan melalui akun Facebook pribadinya, Naniek Sudaryati Deyang, pada hari yang sama.

"Insyaallah pengganti saya adalah 'adik saya', di mana saya bisa menjewer kalau misalnya terjadi hal-hal yang menyimpang," ungkap Nanik.

Baca Juga: Polres Bulukumba Ungkap Kasus Pencurian dan Dugaan Pembakaran Rumah, Tiga Terduga Pelaku Diamankan

Hanya 45 Hari Jabat Kepala BGN

Bagi yang belum tahu, pada 17 September 2025 lalu, Nanik sempat ditunjuk sebagai wakil kepala Badan Gizi Nasional (BGN). 

Bersamaan dengan penunjukan tersebut, ia diberhentikan dari jabatan Wakil Kepala I Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

Selanjutnya, pada 8 Juni 2026, Nanik dipercaya memimpin sebagai Kepala BGN. 

Namun, sekitar 45 hari setelah pelantikan, ia memilih mengundurkan diri karena harus menjalani pengobatan jantung di luar negeri.

Sudah Lebih Dulu Pamit ke Presiden

Dalam proses pengunduran dirinya, Nanik mengaku telah berpamitan dengan Presiden RI, Prabowo Subianto seraya fokus untuk berobat penyakit jantung di luar negeri.

"Dengan berat hati akhirnya saya pamit Bapak presiden untuk melakukan pengobatan di LN (Luar Negeri) untuk jantung saya," jelas Nanik.

"Rencananya hari ini, Rabu, 22 Juli 2026, saya berangkat," sambungnya.

Nanik: Bukan Berarti Tak Percaya Dokter RI

Terkait pengobatannya di luar negeri, Nanik memastikan upaya itu bukan berarti dirinya tak percaya dengan pengobatan rumah sakit di Indonesia.

"Ini bukan berarti karena tidak percaya dokter yang hebat di Indonesia," beber Nanik.
Baca Juga: Sempat Sebut Febrie Adriansyah Tangan Kanan Presiden, Hotman Paris: Murni Aspek Kepengacaraan
Nanik menyebut, hal tersebut sebagai opsi kedua dan sebelumnya telah direkomendasikan oleh rekan sejawatnya.

"Tapi untuk second opinion dan kebetulan ada kawan yang merekomendasikan di tempat yang mau saya tuju," imbuhnya.

Sosok Pengganti Itu akan Tetap Diawasi

Dalam penuturannya, Nanik mengungkap pesan Prabowo saat dia pamit. 

Nanik menuturkan, Prabowo berpesan agar dirinya tetap mengawasi BGN sebagai Dewan Pengawas.

"Saya sampaikan ke Presiden juga dengan beribu maaf sepertinya saya harus mundur sebagai Kepala BGN, demi kesehatan saya," sebut Nanik.

Oleh karena itu, siapa pun nanti yang akan dilantik sebagai pengganti Kepala BGN, Nanik menyatakan siap untuk tetap mengawasinya.

"Dan karena Presiden prihatin dan kasihan dengan saya, Presiden menyetujui, namun saya diminta tetap ikut mengawasi BGN," tandasnya.***

Tags

Terkini