news

Korban Aniaya di Bandung Disebut Sempat Marah saat Dicari Keluarga, Lalu Ancam Tak Pulang Selamanya

Senin, 22 Juni 2026 | 14:30 WIB
Menyoroti penuturan keluarga korban terkait dugaan penganiayaan terhadap seorang wanita berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat. (YouTube.com/DennySumargo)

Dalam penuturannya, Melanie menyebut YTR sempat melampiaskan kemarahannya.

Saat itu, YTR meminta keluarganya untuk menghapus unggahan ihwal pencarian dirinya di media sosial.

Terlebih, YTR berdalih dirinya sudah putus dari TH sejak informasi tersebut diterbitkan.

"Akhirnya nelpon setelah 1-2 bulan lost contact. Sepertinya sampai ke telinga pelaku (TH)," jelas Melanie.

"YTR nelpon marah-marah 'apa omongan kalian gini, saya sudah gede ya. saya nggak mau dicari. hapus postingannya' bilang ke suami saya gitu," sambungnya.

Mendengar hal itu, sang kakak korban lantas meminta adiknya untuk pulang ke rumah.

"Dia (Arif) bilang kalau postingannya mau dihapus kamu pulang," ungkap Melanie.

Baca Juga: Wabup Edy Manaf, Lepas Petugas Sensus Ekonomi 2026, Ajak Masyarakat Berikan Data yang Jujur

Akses Komunikasi Kakaknya Diblokir

Melanie menuturkan, saat itu ia dan suaminya memutuskan untuk menghapus unggahan tersebut.

Hal itu lantaran mereka merasa takut bahwa apa yang disampaikan YTR saat itu benar.

"Sudahlah kami takut bukan sama laki-laki ini. Marah sekali, meyakinkan. Yaudah hapus aja barang kali benar gitu, dihapus sama kita," beber Melanie.

Kendati demikian, Melanie tak menyangka akses komunikasi keluarga tiba-tiba diblokir sehingga sulit untuk mendapatkan informasi dari korban.

Baca Juga: Kapolres Cup Mobile Legends Bulukumba Berakhir, Tiga Tim Juara Siap Berlaga ke Tingkat Polda

"Dari situ akses diblokir, saya, suami saya, adik saya. Bingung mau ngehubungin siapa, yaudah kita kasih kepercayaan kalau ada apa-apa pulang aku bilang," imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini