news

BPVP Bantaeng Perkuat Sinergi dengan Sekolah Muhammadiyah Bulukumba

Minggu, 21 Juni 2026 | 14:20 WIB
Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Arsad, S.Ag., M.Pd.I., saat menjadi narasumber pada kegiatan Baitul Arqam Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Bulukumba di Gedung Butta Toa BPVP Bantaeng.

TINJAUINDONESIA.ID - Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng, Arsad, S.Ag., M.Pd.I., mengajak Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba dan guru-guru sekolah Muhammadiyah untuk memperkuat kerja sama pelatihan vokasi dalam kegiatan Baitul Arqam Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kabupaten Bulukumba di Gedung Butta Toa BPVP Bantaeng. Kegiatan tersebut diikuti 114 guru dan tenaga kependidikan dari sekolah dan madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Bulukumba.

Ajakan itu disampaikan Arsad pada sesi terakhir kegiatan sebagai upaya meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan pendidikan Muhammadiyah sekaligus mendukung pelaksanaan program strategis Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia melalui pelatihan berbasis kebutuhan dan produktivitas.

Dalam pemaparannya, Minggu (21/6) Arsad menegaskan bahwa BPVP Bantaeng membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dengan Muhammadiyah Bulukumba. Menurutnya, sinergi tersebut penting untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan tenaga kependidikan melalui berbagai program pelatihan yang tersedia.

Baca Juga: PWM Sulsel Sosialisasikan SatuMu dan Migrasi e-KTAM kepada 114 Guru Muhammadiyah di Bulukumba

“Kami mengajak PDM Bulukumba dan seluruh guru sekolah Muhammadiyah untuk memanfaatkan program pelatihan yang tersedia di BPVP Bantaeng sebagai bagian dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia,” kata Arsad.

Ia menjelaskan, BPVP Bantaeng memiliki berbagai program pelatihan yang dapat diakses oleh masyarakat maupun institusi pendidikan. Program tersebut dirancang untuk meningkatkan keterampilan, kompetensi, dan produktivitas peserta sesuai kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman.

“BPVP siap mewujudkan kerja sama dengan Muhammadiyah Bulukumba agar pelatihan yang kami laksanakan dapat memberikan manfaat yang lebih luas bagi tenaga pendidik dan peserta didik,” ujar Arsad.

Selain menawarkan kerja sama pelatihan, Arsad juga memaparkan sejumlah program strategi yang dijalankan Kementerian Ketenagakerjaan RI. Program tersebut, menurut dia, bertujuan memperkuat kualitas tenaga kerja Indonesia melalui pengembangan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.

Ia menilai lembaga pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan yang adaptif terhadap perubahan. Oleh karena itu, kolaborasi antara lembaga pelatihan vokasi dan institusi pendidikan perlu terus diperkuat.

Baca Juga: Perkuat Ideologi dan Inovasi Kependidikan, MPKSDI Bulukumba Gelar Baitul Arqam Tenaga Pendidik Muhammadiyah Bulukumba

Secara tidak langsung, Arsad menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak dapat dilakukan secara parsial. Menurutnya, diperlukan dukungan berbagai pihak, termasuk organisasi pendidikan, pemerintah, dan lembaga pelatihan vokasi agar kompetensi pengembangan berjalan optimal.

Ia juga menyampaikan bahwa BPVP Bantaeng siap memfasilitasi kebutuhan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan sekolah Muhammadiyah. Dengan demikian, guru dan tenaga kependidikan dapat memperoleh tambahan kompetensi yang mendukung tugas profesional mereka.

Kegiatan Baitul Arqam tersebut menghadirkan 114 peserta yang terdiri atas guru dan tenaga kependidikan sekolah serta madrasah Muhammadiyah dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulukumba. Para peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang fokus pada penguatan ideologi, kepemimpinan, dan inovasi pendidikan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga semakin banyak tenaga pendidik yang memperoleh kesempatan meningkatkan kompetensinya melalui pelatihan vokasi,” tutur Arsad.

Halaman:

Tags

Terkini