Pemdes Labbo dan Baznas Bantaeng Resmi Bentuk UPZ dan Perkuat Program IRTM

photo author
Andi Alfian, Tinjau Indonesia
- Selasa, 23 Juni 2026 | 00:55 WIB
Pemdes Labbo dan Baznas Bantaeng Resmi Bentuk UPZ dan Perkuat Program IRTM
Pemdes Labbo dan Baznas Bantaeng Resmi Bentuk UPZ dan Perkuat Program IRTM

TINJAUINDONESIA.ID– Pemerintah Desa Labbo, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Bantaeng, bergerak cepat dalam mengoptimalkan pengelolaan dana umat. Bekerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bantaeng, Pemdes Labbo menggelar sosialisasi sekaligus pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa, serta penguatan program Infak Rumah Tangga Muslim (IRTM) pada Senin (22/6/2026).

Kegiatan yang berpusat di Aula Kantor Desa Labbo ini dimulai tepat pukul 10.00 WITA. Agenda ini menjadi momentum krusial untuk menyatukan persepsi mengenai pentingnya tata kelola zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang transparan dan akuntabel di tingkat desa.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Bantaeng, A. Rakhmad, bersama jajaran Wakil Ketua Baznas. Turut hadir perwakilan Camat Tompobulu, Kepala Desa Labbo, serta seluruh elemen perangkat desa mulai dari Kepala Dusun, Ketua RK, hingga Ketua RT. 

Baca Juga: Cetak Rekor! Produksi Beras Indonesia Tahun 2026 Melonjak di Tengah Penurunan Produksi Dunia

Tak ketinggalan, unsur TNI-Polri melalui Babinsa dan Bhabinkamtibmas juga hadir mengawal jalannya kegiatan.

Kehadiran seluruh lini pemangku kepentingan ini menegaskan komitmen kolektif transisi pengelolaan zakat ke arah yang lebih terstruktur. 

Melalui pembentukan UPZ ini, diharapkan potensi zakat di Desa Labbo dapat terpetakan dengan baik dan disalurkan secara tepat sasaran demi mengentaskan kemiskinan serta memberdayakan ekonomi masyarakat setempat.

Baca Juga: Polsek Gantarang Gerebek Arena Judi Sabung Ayam di Bukit Tinggi, 3 Motor dan 2 Ayam Diamankan.

Selain pembentukan UPZ, fokus utama pertemuan ini adalah penguatan Program Infak Rumah Tangga Muslim (IRTM). Program ini dirancang untuk membangun kebiasaan berinfak yang masif dan konsisten dari lingkup terkecil, yaitu keluarga.

"Zakat dan infak bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen ekonomi yang luar biasa jika dikelola dengan profesional. Dengan adanya UPZ Desa dan penguatan IRTM, kita sedang membangun fondasi kemandirian umat langsung dari tingkat rumah tangga," ungkap A.Rakhmad salah satu poin penting dalam sosialisasi tersebut.

Dengan terbentuknya UPZ Desa Labbo, masyarakat kini memiliki wadah resmi yang kredibel untuk menyetorkan ZIS mereka, sekaligus memastikan bahwa dampak sosial-ekonominya dapat dirasakan langsung oleh warga Desa Labbo yang membutuhkan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Andi Alfian

Tags

X