news

Tingkatkan Keamanan Informasi, Diskominfo Bulukumba Bekali Admin Satu Data Indonesia melalui Workshop

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:33 WIB
Workshop Keamanan Informasi dengan tema “Membangun Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik yang Aman dan Terpercaya” di Ruang Lemo-lemo, Lantai 4 Gedung Pinisi, Kamis, 25 Juni 2026.

TINJAUINDONESIA.ID - Pemerintah Kabupaten Bulukumba melalui Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian menggelar Workshop Keamanan Informasi dengan tema “Membangun Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Elektronik yang Aman dan Terpercaya” di Ruang Lemo-lemo, Lantai 4 Gedung Pinisi, Kamis, 25 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan digital yang aman, andal, dan berkelanjutan.

Workshop diikuti oleh para Admin Satu Data Indonesia yang berasal dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kantor kecamatan, dan kelurahan se-Kabupaten Bulukumba.

Para admin merupakan garda terdepan dalam pengelolaan data pemerintahan sehingga memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas, integritas, dan keamanan data yang menjadi dasar pengambilan kebijakan.

Baca Juga: Koordinasi ke KPU, Bawaslu Bulukumba Awasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan Semester I 2026

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Kabupaten Bulukumba, Andi Uke Indah Permatasari, mengatakan bahwa transformasi digital tidak hanya menuntut pemanfaatan teknologi, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia dalam menjaga keamanan informasi.

“Data merupakan aset penting pemerintah. Karena itu, setiap pengelola data harus memahami prinsip-prinsip keamanan informasi agar data yang dikelola tetap terjaga kerahasiaan, keutuhan, dan ketersediaannya,” ujarnya.

Menurutnya, aparat pemerintah harus siap memasuki era digitalisasi, maka sebagai admin Satu Data, juga harus mengantisipasi terjadinya peretasan data.

"Urusan keamanan data ini, tidak hanya menjadi tanggung jawab Dinas Kominfo, tapi menjadi tanggungjawab bersama, termasuk para pengelola data di OPD," pintanya.

Baca Juga: 59 Kantong Darah Terkumpul dalam Bakti Kesehatan Polres Bulukumba Sambut Hari Bhayangkara ke-80

Selain materi mengenai tata kelola keamanan informasi, peserta juga mendapatkan pembekalan tentang best practice keamanan siber pada sistem pemerintahan digital yang disampaikan oleh narasumber dari Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Provinsi Sulawesi Selatan.

Materi yang disampaikan oleh Ahmad Tasyrif Arief, mengulas berbagai bentuk ancaman siber, mulai dari malware, phishing, ransomware hingga praktik perlindungan sistem dan data pemerintah, serta pentingnya membangun budaya sadar keamanan siber di lingkungan birokrasi.

Melalui kegiatan yang digelar oleh Bidang Persandian dan Statistik ini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba berharap seluruh Admin Satu Data Indonesia mampu menerapkan standar keamanan informasi dalam pengelolaan data di unit kerjanya masing-masing.

Dengan demikian, implementasi Satu Data Indonesia dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Bulukumba dapat berjalan semakin efektif, aman, dan terpercaya, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis digital.(*)

Tags

Terkini