news

Terduga Pelaku Aniaya di Bandung Diduga Sempat Layangkan Surat Resign ke Tempat Kerja Korban pada 4 Bulan Lalu

Senin, 22 Juni 2026 | 15:23 WIB
Menyoroti fakta terkini kasus penganiayaan seorang wanita berinisial YTR di Bandung, Jawa Barat. (YouTube.com/DennySumargo - Instagram.com/@jabodetabek24info)

Baca Juga: Seskab Teddy Dorong Budaya Inovasi untuk Wujudkan Program Prioritas dan Asta Cita Presiden

Hal yang membuat Arif terperangah, yakni saat mengetahui surat resign yang dikirimkan bukan oleh YTR, melainkan dari TH.

"Saya tanyakan 'YTR masih di sini', lalu dijawab sudah keluar 4 bulan yang lalu," kata Arif dalam kesempatan yang sama.

"Sejak ada kabar mutasi itu yang kirim surat resignnya bukan dari YTR tapi laki-laki itu (TH)," sambungnya.

Korban Sempat Dicari Keluarga Lewat Medsos

Di sisi lain, Melanie mengungkapkan saat 5 bulan pertama YTR menghilang, dirinya sempat membuat unggahan tentang kehilangan sosok iparnya di akun media sosial.

Saat itu, Melanie mengirimkan unggahan tersebut di salah satu akun organisasi masyarakat (ormas) tempat TH bergabung.

"Telah hilang adik kami bernama itu dibawa kabur oleh laki-laki ini fotonya dipampang. Saya share di Instagram, Facebook, ramai karena si laki-laki itu anggota salah satu ormas," terang Melanie.

"Kebetulan suami ada kenalan di ormas itu dishare di grup ormas itu," sambungnya.

Terduga Pelaku Ngamuk ke Atasan Korban

Pihak keluarga korban juga mengungkapkan adanya kasus TH yang sempat mendatangi kantor YTR.

Bukan untuk menjemput sang kekasih pulang, melainkan untuk melampiaskan kemarahan kepada HRD dan manager korban.

"Sudah resign 4-5 bulan lalu tapi yang kirim surat resign laki-laki karena sempat si pelaku itu ngamuk dan mengancam ke HRD managernya karena kerjaannya YTR terlalu diforsir lembur terus," ungkap Melanie.

"Dia nggak terima. Suruh adik saya resign karena lembur terus. Suami telfon saya kalau adiknya sudah keluar. Ah ini udah pasti dibawa kabur, aku bilang gitu sudah feeling saya," tukasnya.***

Halaman:

Terkini