news

Perkuat Ideologi dan Inovasi Kependidikan, MPKSDI Bulukumba Gelar Baitul Arqam Tenaga Pendidik Muhammadiyah Bulukumba

Minggu, 21 Juni 2026 | 05:55 WIB
Baitul Arqam bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Bulukumba. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (20–21 Juni 2026), di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng.

TINJAU INDONESIA. ID - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Bulukumba melalui Majelis Pendidikan Dasar, Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen-PNF) bersama Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) menggelar kegiatan Baitul Arqam bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan sekolah/madrasah Muhammadiyah se-Kabupaten Bulukumba. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu–Minggu (20–21 Juni 2026), di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Bantaeng.

Mengusung tema “Transformasi Guru Muhammadiyah Melalui Penguatan Ideologi, Kepemimpinan dan Inovasi Kependidikan”, kegiatan ini diikuti oleh guru dan tenaga kependidikan dari berbagai amal usaha pendidikan Muhammadiyah di Bulukumba sebagai upaya memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus meneguhkan komitmen dalam mengembangkan pendidikan Muhammadiyah yang unggul dan berkemajuan.

Ketua panitia Pelaksana, H.Muh. Haris menjelaskan bahwa Baitul Arqam merupakan program kaderisasi Muhammadiyah yang dirancang untuk membangun karakter, integritas, dan wawasan keislaman para pendidik agar mampu menjalankan peran sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain mendapatkan penguatan ideologi Muhammadiyah dan nilai-nilai Al-Islam Kemuhammadiyahan, peserta juga dibekali materi kepemimpinan, pengembangan karakter, transformasi pendidikan, serta inovasi pembelajaran yang relevan dengan tantangan dunia pendidikan saat ini.

Baca Juga: Strategi Kolaborasi Antar-OPD Berbuah Manis, Tim iCafe Hybrid Hub Bulukumba Lolos Semifinal PIDI DIGDAYA X Hackathon 2026

Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani PDM Bulukumba, Sufriadi, menegaskan bahwa Baitul Arqam bukan sekadar kegiatan pelatihan biasa, melainkan proses pembentukan karakter kader yang diharapkan mampu melahirkan guru-guru Muhammadiyah yang berkarakter, visioner, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

“Baitul Arqam ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat ideologi, integritas, dan komitmen tenaga pendidik Muhammadiyah. Guru Muhammadiyah tidak hanya dituntut menguasai kompetensi akademik, tetapi juga harus menjadi teladan dalam akhlak, kepemimpinan, serta mampu menghadirkan inovasi dalam proses pendidikan,” ujar SuFriadi.

Menurutnya, penguatan ideologi Muhammadiyah menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pendidikan yang berorientasi pada pembentukan generasi Islam yang berilmu, berakhlak, dan berkemajuan.

Baca Juga: Puadi: Kajian Hukum TSM Harus Menjawab Ancaman terhadap Integritas Pemilihan

“Melalui kegiatan ini kami berharap lahir transformasi nyata pada diri para pendidik, sehingga mampu membawa sekolah dan madrasah Muhammadiyah semakin unggul, berdaya saing, serta tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dan gerakan Muhammadiyah,” tambahnya.

Kegiatan Baitul Arqam dijadwalkan berlangsung hingga Minggu (21/6/2026) dengan rangkaian materi, diskusi, pembinaan karakter, dan penguatan kepemimpinan yang menghadirkan sejumlah narasumber dari lingkungan Muhammadiyah. Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah Bulukumba berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia pendidikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pendidikan Islam yang berkemajuan dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa.

Tags

Terkini