Selain itu, masyarakat yang ingin mengikuti kegiatan secara resmi juga dapat melakukan pendaftaran melalui kanal indonesiaberkiblat.kemenag.dev sebagaimana yang telah disediakan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI.
Melalui kegiatan ini, penyuluh Agama Andi Jusriai berharap semakin banyak masyarakat yang memahami pentingnya memastikan arah kiblat tempat ibadah maupun rumah masing-masing dengan memanfaatkan fenomena alam yang terjadi pada 15 dan 16 Juli 2026 pukul 17.27 WITA.
Dengan keterlibatan seluruh stakeholder, mulai dari penghulu, penyuluh agama Islam, ASN Kementerian Agama, pemerintah daerah, organisasi masyarakat, hingga masyarakat umum, Gerakan Nasional 1.448 K Rashdul Kiblat diharapkan menjadi ikhtiar bersama dalam meningkatkan ketepatan arah kiblat sekaligus memperkuat edukasi keagamaan di tengah masyarakat.