TINJAUINDONESIA.ID - Direktorat Pendidikan Nonformal dan Pendidikan Informal, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Sekolah Kak Seto melaksanakan kegiatan pendampingan dan pelibatan orang tua dalam penguatan literasi, numerasi, dan karakter anak pada Senin, 3 November 2025.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi peran dan keterlibatan orang tua dalam mendampingi perkembangan anak, guna memperkuat kemampuan literasi dan numerasi serta pembentukan karakter. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi berkelanjutan antara orang tua dan satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak.
Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Rahmat Taufiq Pasaribu S.E., M.M selaku Kasubbag Direktorat PNFI Ditjen Vokasi PKPLK dan Idma Eka Putra S. Pd., M.M selaku Kepala Seksi Kelembagaan dan Sarana Prasarana Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal. Acara diikuti oleh orang tua dan murid dari Sekolah Kak Seto, yang secara aktif berpartisipasi dalam diskusi kegiatan interaktif sepanjang acara.
“Peran orang tua tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai teladan utama dalam menanamkan nilai literasi, numerasi, dan karakter sejak dini. Kegiatan ini menjadi ruang bersama untuk memperkuat kolaborasi antara orang tua dan sekolah,” ujar Rahmat Taufiq Pasaribu.
Materi utama disampaikan oleh Dr. Latifah Hasanah, M.Pd dengan tema “Orang Tua dan Satuan Pendidikan: Bersinergi untuk Literasi, Numerasi, dan Karakter Anak”. Dalam paparannya, Latifah memperkenalkan konsep Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) yang meliputi Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat. Beliau juga menekankan pentingnya penerapan 7KAIH yang dilakukan secara menggembirakan, bermakna, dan penuh kesadaran.
Selain itu, Latifah juga memberikan tips praktis bagi orang tua untuk mendukung literasi dan numerasi anak di rumah, seperti membiasakan membaca bersama, mengaitkan kegiatan berhitung dengan aktivitas sehari-hari, serta menjaga komunikasi positif antara anak dan orang tua.
Baca Juga: Tips Menciptakan Pembelajaran Menyenangkan
Melalui kegiatan ini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berharap dapat memperkuat kolaborasi antara orang tua dan sekolah sebagai pondasi utama pendidikan karakter anak. Sekolah Kak Seto, sebagai salah satu lembaga pendidikan yang berkomitmen terhadap pengembangan potensi anak secara menyeluruh, menjadi contoh nyata sinergi positif antara keluarga dan satuan pendidikan dalam mendukung program nasional penguatan literasi dan numerasi.***